Rapat pecepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi dipimpin Asda II Iwan Ridwan. (humas)

Penanganan Sampah  Salah Satu  Percepatan Pembangunan Kabupaten Bekasi

Loading

BEKASI (IndependensI.com)- Guna percepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,  Pemerintah Daerah setempat  menggelar rapat bersama. Rapat yang dipimpin Asda II Iwan Ridwan sebagai  tindaklanjut program tujuh solusi spesifik percepatan pembangunan, kemarin.

Salah satu yang dibahas, program pengelolaan tekno-sosial sampah, mengingat sampah menjadi salah satu kendala yang harus ditangani serius dan cepat.

Terkait penanganan sampah, kata Iwan, pihaknya telah memetakan titik-titik untuk dilakukan sosialisasi dan perencanaan pembangunan dalam hal pengelolaan sampah. Itu dimulai dari sekolah, desa, pasar dan di fasilitas publik yang selama ini jadi sumber.

Khususnya di wilayah yang menjadi pilot project, tadi kan pilot project untuk di sekolah, nanti ada di SMAN 2 Cikarang Pusat, kemudian Desanya di Sukabungah Kecamatan Bojongmangu, kemudian Komplek Perkantoran Pemkab, untuk pasarnya, pasar Kabupaten yang ada di Babelan.

Pemkab Bekasi akan menyusun rencana aksi, dan telaah mengenai rencana jangka pendek dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) di pilot project yang akan disasar.

Sebagaimana arahan Pj Bupati Dani Ramdan, 15 Agustus 2023 di Hari Jadi Kabupaten Bekasi, Pemkab Bekasi sudah bisa mempublikasikan penanganan pengelolaan tekno-sosial sampah yang ada di hulu kepada masyarakat.

Diberutakan sebelumnya,  Pemerintah Kabupaten Bekasi akan mengadopsi teknik pengolahan sampah organik yang diterapkan oleh Sekolah Pengelolaan Sampah (SPenSa) Kelurahan Margajaya di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Teknik tersebut dianggap paling mudah sehingga bisa diaplilasikan di skala rumah tangga oleh warga.

“Tidak perlu alat tambahan, hanya menyediakan bak, tinggalkan saja dua bulan sudah beres jadi kompos. Saya kira sangat mudah untuk kita tiru,” kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan. (jonder sihotang).