Peserta workshop PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi. (humas)

50 Karyawan PDAM  Tirta Bhagasasi Ikuti  Workshop Uji Akurasi Meter Air

Loading

BEKASI (IndependensI.com)- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi ingin menunjukan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pelanggan. Perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi ini, berupaya mengecek akurasi water meter para pelanggannya secara rutin.

Melakukan uji akurasi water meter tidak dapat dilakukan oleh setiap pegawai PDAM Tirta Bhagasasi dikarenakan memerlukan kompetensi serta pengetahuan khusus.

Untuk itu, PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi menggelar workshop terkait akurasi water meter pelanggan yang dilaksanakan selama dua hari, sejak Rabu dan Kamis (5-6/7/2023).

“Tujuan workshop ini untuk menurunkan persentase kehilangan air serta melakukan peneraan (uji akurasi) kepada pelanggan PDAM,” kata Ketua Tim Workshop serta Plt Kabag Hukum dan Humas PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, M Syaiful Bahri, saat pembukaan workshop.

Workshop yang diikuti 50 orang dari bagian Pengendali Kehilangan Air (PKA), staf operasional dari 12 kantor cabang dan 11 kantor cabang pembantu (KCP) bertajuk “Meningkatkan Kompetensi Pegawai Melalui Workshop Uji Akurasi Water Meter Pelanggan” pada Rabu (5/7/2023).

Dampak lain yang diharapkan dari kegiatan ini, agar para pegawai khususnya di Bagian Pengendalian Kehilangan Air (PKA), dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pegawai.

Ke depan, PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi juga menyediakan layanan terameter bagi pelanggan yang sudah berlangganan lebih dari 5 tahun, agar water meter pelanggan tetap terjaga akurasinya.

Kegiatan workshop dihadiri pegawai di Bagian PKA serta perwakilan dari kantor cabang  PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi serta Kepala Bagian SDM Siti Aminah dan Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Mirtan Sasmita.

PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi menggandeng pembicara handal dari Balai Teknologi Air Minum (BTAM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Heldy Suherman untuk mengupas tuntas persoalan uji akurasi meter air. (jonder sihotang)