Foto : Penanaman bibit mangrove di bekas tambak kritis di wilayah pesisir Tanjung Widoro Mengare Gresik Jawa Timur

Dorong Perekonomian Warga Mengare Petrokimia Gresik Ubah Bekas Tambak Kritis Jadi Kawasan Eduwisata Mangrove

Loading

GRESIK (independensi.com) – Petrokimia Gresik memilih merayakan hari jadinya ke 54 dengan melakukan aksi nyata berupa penanaman mangrove yang diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi kawasan pesisir.

Menurut Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, hal tersebut dilakukan pihaknya agar perusahaan bisa terus berkontribusi dalam menghadirkan suatu manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Usia ke-54 menjadi pengingat bagi kami, untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan. Penanaman mangrove ini, merupakan wujud kepedulian Petrokimia Gresik dalam menjaga kelestarian pesisir agar manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya hari ini, tetapi juga oleh generasi mendatang,” ujarnya, Jumat 7 Agustus 2026.

Dikatakan Daconi, mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Serta mampu mengurangi abrasi dan meredam gelombang dan juga menjadi habitat berbagai biota laut. Bahkan berkontribusi dalam menyerap karbon untuk mendukung pengendalian perubahan iklim.

“Kegiatan penanaman dilaksanakan di PRPM Mengare, kawasan konservasi mangrove yang dikembangkan Petrokimia Gresik bersama Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Desa Tanjung Widoro sejak 2018 silam,” tuturnya.

Daconi menambahkan lahan bekas tambak yang kritis, di kawasan tersebut kini berkembang menjadi pusat restorasi dan pembelajaran mangrove berbasis pemberdayaan masyarakat yang turut mendorong tumbuhnya eduwisata serta ekonomi pesisir.

“Perjalanan restorasi di PRPM Mengare juga menunjukkan hasil yang menggembirakan, karena luas kawasan mangrove di PRPM Mengare meningkat dari 5,01 hektare pada 2019 menjadi 6,7 hektare pada 2025,” ungkapnya.

Selain itu, ekosistem mangrove terus pulih, regenerasi berlangsung secara alami, dan kawasan pesisir menjadi lebih terlindungi sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.Tokoh dan Masyarakat,” tukasnya.

Daconi menegaskan bahwa upaya menjaga kelestarian lingkungan akan terus diperkuat melalui berbagai program keberlanjutan yang melibatkan masyarakat.

“Kegiatan penanaman mangrove di PRPM Mengare merupakan salah satu wujud nyata perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus membangun lingkungan yang lebih lestari.Panduan Kota dan Daerah,” tandasnya.

“Bagi kami, menjaga lingkungan bukan sekadar memenuhi tanggung jawab perusahaan, tetapi menjadi investasi untuk masa depan. Kami ingin terus tumbuh sebagai perusahaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (Mor)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *