Foto bersama peserta Open house Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi perkuat kordinasi dan tingkatkan SDM masyarakat

Sekolah Rakyat Terintegritas 1 Bekasi Memutus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan

Loading

 

BEKASI (Independensi.com)- Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik. Namun dalam pembelajaran, salah satu yang pokok pembentukan karakter.

Termasuk pendampingan, dan pengembangan potensi siswa. Dengan demikian, melalui pendekatan tersebut, para anak didik dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri.

Mereka juga kompeten, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya di masa depan.

Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Bekasi memperkuat dukungan terhadap penyelenggaraan SRT1 dan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Hal itu mengemuka ketika kegiatan Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi, ungkap
Kepala SRT 1 Kabupaten Bekasi, Nilam Andini.

Pihaknya menyelanggarakan open house guna memberikan pemahaman kepada masyarakat. Sekolah Rakyat ini menyasar anak-anak dari keluarga kelompok kesejahteraan desil 1 dan desil 2.

SRT 1 Kabupaten Bekasi kini menampung 350 siswa. Maka dalam pengajaran tenaga pendidik dan kependidikan terus diperkuat. , Termasuk guru hasil rekrutmen Kementerian Sosial.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Nur Layela, menyebut keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pendidikan bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.

Kebutuhan Dasar

Kebutuhan keluarga kurang mampu tidak berhenti pada pemenuhan sandang dan pangan saja. Tapi, pendidikan menjadi kebutuhan mendasar untuk membangun masa depan anak-anak. Dengan demikian, para anak tersebut memiliki kompetensi, kemandirian, serta peluang kehidupan yang lebih baik.

“Melalui Sekolah Rakyat ini anak-anak kita memiliki kompetensi, dapat membanggakan keluarga, dan ke depan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Kami juga berharap dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus berlanjut agar manfaat program ini semakin luas,” ujarnya.

Dinas Sosial Kabupaten Bekasi juga memiliki program pemberdayaan yang dapat mendukung peningkatan kemandirian ekonomi keluarga. Diantaranya melalui bantuan sosial dan fasilitasi modal usaha sesuai ketentuan serta kriteria penerima manfaat.

Disebut, penyelenggaraan Sekolah Rakyat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Dukungan perangkat daerah, termasuk dalam pemenuhan sarana prasarana, layanan pendukung, dan kebutuhan teknis lainnya, menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi siswa.

Dengan diselenggrakannga Open House ini, sinergi antara pengelola sekolah, pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha diharapkan semakin kuat. Kolaborasi tersebut menjadi penting agar pendidikan yang diterima siswa dapat berlanjut pada peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi, serta kesempatan memperoleh pekerjaan setelah lulus.

Dengan demikian, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi diharapkan tidak sekadar menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (jonder sihotang)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *