Pengungsi Rohingya yang baru tiba di Kutupalong, Bangladesh, Sabtu (9/9/2017), berebut mendapatkan makanan di kemah pengungsian. (AFP)

Militan Rohingya Minta Gencatan Senjata

JAKARTA (IndependensI.com) – Militan Rohingya mengajukan gencatan senjata secara sepihak selama satu bulan. Gerombolan itu menyerbu negara bagian Rakhine, Myanmar, pada 25 Agustus 2017, yang memicu serangan balasan dari pasukan pemerintah.

“Tentara Penyelamat Arakan Rohingya (ARSA) dengan ini menyatakan gencatan senjata sementara operasi militer yang ofensif,” kata kelompok bersenjata itu lewat akun Twitter @ARSA_Official, Minggu (10/9/2017).

ARSA menambahkan bahwa gencatan senjata itu diajukan untuk memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan ke daerah terdampak konflik.