Stephen Colbert menjadi memandu 69th Emmy Awards di Microsoft Theatre, Hollywood, AS, Senin (18/9/2017) pagi WIB. (AFP)

Politik Warnai Panggung Emmy

JAKARTA (IndependensI.com) – Politik mewarnai penganugerahan Emmy di Hollywood, AS, Senin (18/9/2017) pagi WIB.

Stephen Colbert tampil sebagai pembawa acara dalam pembagian penghargaan untuk insan televisi itu. Emmy Award pertama di masa kepemimpinan Presiden AS Donald Trump ini penuh sindiran terhadap pemerintah.

“Apa pun perasaan Anda tentang presiden, dan pasti Anda punya pendapat tentang presiden, Anda tidak bisa membantah bahwa semua pertunjukan dipengaruhi oleh Donald Trump dalam beberapa sisi,” kata Colbert.

“Semua pertunjukan tengah malam, tentu saja maksud saya ‘House of Cards’, dan musim baru ‘American Horror Story’,” ujarnya.

Politik juga diangkat oleh John Lithgow yang menerima penghargaan hari ini. Dia dinobatkan sebagai actor pendukung terbaik dalam serial drama “The Crown”. Lithgow memerankan Winston Churchill dalam film yang diputar di Netflix itu.

“Di zaman edan sewaktu dia hidup, orang tua itu mengingatkan kita kepemimpinan seperti apa dan keberanian macam apa yang seharusnya diperlihatkan pemerintah,” kata bintang Amerika itu.

Acara bincang-bincang “Saturday Night Live”, yang sudah puluhan tahun ditayangkan di NBC, menerima 22 nominasi, terbanyak di ajang ini. Jumlah nominasi yang sama diraih mini seri “Westworld”.

Alec Baldwin menerima penghargaan aktor pendukung terbaik kategori komedi untuk menirukan Trump.

“Saya rasa setelah sekian lama saya harus mengatakan, Bapak Presiden ini Emmy untuk Anda,” ujarnya bergurau.

Serial fantasi epic HBO, “Game of Thrones” punya rekor 38 penghargaaan tapi tidak masuk Emmy nominasi tahun ini karena musim ketujuhnya dimulai terlambat.