Dokter Hewan Lulusan Universitas Udayana, Denpasar Bali, Angkatan 2007

Kenapa Saya Bangga Menjadi Dokter Hewan

Oleh: Carter Silverius

Banyak orang bertanya kepada saya kenapa mau menjadi dokter hewan? Padahal banyak pekerjaan atau profesi yang bisa menjanjikan untuk masa depan. Pertanyaan itu hampir sering dilontarkan oleh masyarakat umum, keluarga maupun kerabat ketika bertemu.

Dari nadanya mengajukan pertanyaan, ada kesan bahwa menjadi dokter hewan dianggap tidak penting, kurang terhormat atau bahkan sedikit direndahkan dibanding profesi lainnya. Bagi sebagian dokter dewan pasti pernah mendapatkan pengalaman seperti itu.

Secara umum hal itu sah-sah saja, karena tidak semua orang menganggap binatang atau hewan itu penting. Bagi sebagian orang hewan itu  tidak perlu diperhatikan, apalagi harus mendapat pengobatan seperti manusia. Maka wajar jika banyak orang yang tidak peduli atau membawa hewan atau binatang piarannya berobat ke dokter hewan.

Mengobati manusia jauh lebih penting dan terhormat, sehingga ketika seseorang ketemu dengan dokter umum atau dokter spesialis, maka seseorang merasa sangat bangga, nyaman dan perasaan senang lainnya.  Bahkan mungkin langsung diajak selfi dan fotonya di pasang di akun facebook, di instagram dan medsos lainnya.

Itu memang sangat manusiawi sekali.  Karena manusia memang harus lebih peduli terhadap manusia ketimbang lingkungan, apalagi peduli kepada hewan. Sikap atau pola fikir seperti itu masih banyak ditemukan di sekitar lingkungan kita di mana pun kita berada.

Padahal, mengurus kesehatan hewan juga tidak kalah pentingnya dengan mengurus kesehatan manusia. Ada semacam simbiosis mutualisme antara manusia dan lingkungan dan hewan. Mengurus hewan juga sebetulnya mengurus manusia, meskipun tidak secara langsung. Kalau hewan tidak sehat, manusia juga terancam sakit. Untuk itu, hewan harus sehat.

Peternakan sapi 

Mengurus hewan secara bisnis juga tidak kalah dengan bisnis lainnya. Peluang bisnis cukup besar. Dokter hewan punya peran dalam industri makanan dan minuman. Hal itu kalau kita lihat dari aspek untung rugi jika berprofesi sebagai dokter hewan. Namun, profesi seorang dokter hewan tidak komersial, sebagaimana juga dokter manusia.

Nah, berikut ini sedikit ulasan tentang profesi dokter hewan, perannya dalam menyejahterakan manusia serta peluang bisnis bagi seorang dokter hewan.
Pertama, Dokter hewan menyejahterakan manusia melalui hewan. Kenapa? Ya bila hewan sudah sehat maka manusia pun akan sejahtera.

Melalui kesehatan hewan, manusia pun akan sehat. Kita tau bahwa banyaknya penyakit manusia berasal dari hewan. Rabies, flu burung dan banyak lagi penyakit yang berasal dari hewan. Sampai penyakit yang sangat ditakutin dan sampai sekarang tidak ada obatnya berasal dari hewan (HIV/AIDS). Bila semua penyakit ini dapat di antisipasi oleh dokter hewan maka tidak akan menular ke manusia.

Istimewa

Kedua, profesi sebagai dokter hewan merupakan pekerjaan yang sangat luar biasa. Kenapa? Dokter umum sangat mudah mendiagnosa penyakit pada pasiennya. Bila pasien datang dokter umum dengan mudah menerima penjelasan dari pasien. Bisa ditanya apa sakitnya, bagaimana perasaannya dan lain sebagainya. Melalui komunikasi itu maka dapat diketahui apa penyakitnya dan dokter bisa dengan memberikan obat supaya cepat sembuh.

Sementara dokter hewan menerima penjelasan dari pemilik hewan dan penampakan dari fisik hewan saja. Dari informasi itu, lalu diperiksa di laboratorium untuk mendiagnosa penyakitnya. Dan banyak jenis hewan yang harus dikuasai baik dari anatomi, penyakit dan menguasai nalurinya. Makanya dokter hewan menjadi pekerjaan yang luar biasa.

Ketiga, Dokter hewan menjadi polisi untuk penyebaran penyakit hewan. Dokter hewan yang menjadi polisi penyebaran penyakit hewan dari/ke tempat tujuan. Sebelum berangkat ke suatu tempat atau pun tiba ke suatu tempat dokter hewan harus memeriksa dan bahkan menjadi polisi di karantina. Tugas dokter hewan memeriksa, memantau dan mengeluarkan surat untuk kebrangkatan hewan yang akan dibawa ke luar dari suatu tempat.

Keempat, Dokter hewan sangat dibutuhkan di kebun binatang. Untuk mengetahui bahwa apakah hewan di suatu kebun binatang sehat atau tidak merupakan tugas dari dokter hewan. Dokter hewan mempunyai tanggung jawab besar untuk merawat ataupun menjaga kesehatan hewan di kebun binatang.

Ini lah alasan kenapa harus bangga menjadi dokter hewan. Masih banyak lagi alasan kenapa harus bangga jadi dokter hewan. Jadi jangan pernah menyepelekan profesi dokter hewan.

Carter Silverius, Dokter Hewan, Tinggal di pedalaman Samosir, Danau Toba, Tapanuli, Sumatera Utara