Bupati Pelalawan HM Harris Belum Lempar Handuk

PEKANBARU (IndependensI.com) – Pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi Riau akan digelar tahun 2018 mendatang. Berdasarkan data yang diperoleh IndependensI.com partai yang sudah resmi menetapkan calon yang akan di usung baru PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Adapun calonnya antara lain, Partai Golkar mengusung Arsyadjuliandi Rachman Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau yang saat ini masih menjabat Gubernur Riau, dipasangkan dengan H Suyatno Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau saat ini menjabat Bupati Rokan Hilir.

Sebaliknya DPP PDI Perjuangan memasangkan kadernya Suyatno dengan Arsyadjuliandi Rachman. Sedangkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung kadernya H Lukman Edy yang saat ini aktif di DPR RI, dipasangkan dengan Asri Auzar Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau, saat ini masih aktif di DPRD Provinsi Riau.

Selama ini, selain Arsyadjuliandi Rachman yang kerab dipanggil Andi Rachman itu, yang sering muncul kepermukaan dan menyatakan diri akan ikut bertarung di Pilkada Riau adalah HM Harris Bupati Pelalawan. HM Harris  disebut-sebut akan berpasangan dengan Yopi Arianto Bupati Indragiri Hulu.

Selain itu, ada nama H Syamsuar Bupati Siak yang digadang-gadang akan berpasangan dengan Danrem 031 WB Brigjen (TNI) Edy Nasution. Ada lagi Firdaus MT saat ini masih aktif sebagai Walikota Pekanbaru, ada Drs Achmad MSi mantan Bupati Rokan Hulu juga mantan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau.

Dari deretan nama tersebut, yang paling menonjol dalam sosialisasi dan mungkin dapat dikatakan paling siap adalah HM Harris, Bupati Pelalawan yang sebelumnya telah memproklamirkan pasangannya yaitu Yopi Arianto. Bahkan sebelumnya Harris juga pernah menyatakan, telah medapatkan foto copy surat keputusan dukungan dari DPP PDI-P.

Namun, begitu Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan mengumumkan dukungan partainya memilih pasangan Suyatno dengan Andi Rachman untuk bertarung di Pilgubri, HM Harris yang selama ini berharap banyak dukungan dari partai moncong putih itu, sepertinya kehilangan keseimbangan.

Yopi Arianto Bupati Inhu yang selama ini bertekad akan maju dan berpasangan dengan HM Harris-pun mengatakan, salah satu akan mengalah. Yopi tidak secara tegas menyatakan mundur dari pencalonan, namun ia menyampaikan, jika HM Harris tetap maju, dia akan tetap membantu.

Hal yang hampir senada juga disampaikan HM Harris, yang sebelumnya berharap banyak dari partai yang dipimpin Megawati Soekarno putri itu. Harris yang juga Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Pelalawan itu masih yakin, akan mendapatkan dukungan dari berbagai partai, sebagai perahu untuk maju di Pilgubri tahun 2018 mendatang.

HM Harris kepada IndependensI.com menyatakan, ia adalah orang Melayu yang akan tetap menjaga marwah Riau. “HM Harris belum lempar handuk. Insya Allah akan tetap maju, mari berjuang bersama. Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang”, ujar Harris yakin. (Maurit Simanungkalit)