Gerakan Panen Bersama dilaksanakan di Desa Sido Rejo Kecamatan Penajam Kabupaten Panajam Pasir Utara seluas 2 hektare (Ha). (Humas Kementerian Pertanian)

Di Musim Paceklik, Panen Bersama di Kabupaten Penajam Paser Utara

JAKARTA (Independensi.com) – Pada, Rabu (20/12/2017), telah dilaksanakan Gerakan Panen Bersama di Desa Sido Rejo Kecamatan Penajam Kabupaten Panajam Pasir Utara seluas 2 hektare (Ha) dari 100 Ha.

Varietas padi yang digunakan oleh petani yaitu Silugonggo dengan produktivitas 3,5 ton/Ha. Padi Silungonggo merupakan varietas genjah (umur tanaman 85 – 90 hari) yang telah dilepas oleh Badan Litbang Pertanian pada tahun 2001, tahan terhadap penyakit blas diferensial, tidak tahan BLB dengan potensi hasil 3,5 – 4,5 ton/ha, serta mampu dikembangkan sebagai padi sawah atau gogo, beradaptasi baik untuk lingkungan tumbuh rawan kekeringan.

Demikian diungkap Kepala BPTP Kalimantan Timur, M. Amin, dalam keterangan tertulis diterima Independensi.com, Kamis (21/12/2017).

Menurutnya, varietas tersebut hingga saat ini masih menjadi primadona petani di wilayah itu, karena umur panen yang singkat, mudah dalam perawatan dan memiliki citarasa tersendiri, walaupun produktivitasnya kecil.

“Untuk itu perlu penderasan Varietas Unggul Baru Balitbangtan di wilayah yang spesifik ini dengan melakukan dempot menggunakan VUB Inpago pada musim tanaman Oktober-Maret 2018,” ujar Kepala Puslitbang Hortikultura, Hardiyanto, yang juga sebagai Penanggungjawab UPSUS Provinsi Kalimantan Timur yang baru.

“Tahun 2017 Balitbangtan telah merilis VUB Inpago 12 Agritan yang mempunyai potensi hasil 10,2 ton/Ha, yang toleran terhadap keracunan AL dan kekeringan, dapat beradaptasi dengan baik di lahan kering subur dan lahan kering masam dataran rendah sampai 700 m dpl. Varietas baru ini cocok dengan agroekosistem zone di wilayah penajam,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PPU menyampaikan kesiapan untuk melakukan dempot padi varietas unggul baru Balitbangtan, sehingga provitas meningkat dan benih yang dihasilkan dapat dimanfaatkan kembali untuk bibit pada musin taman berikutnya.

Kegiatan panen bersama ini dihadiri oleh Kepala Puslitbang Hortikultura (Penanggungjawab UPSUS Pusat), Kepala BPTP Balitbangtan Kalimantan Timur (Kaltim), Peneliti dan Penyuluh BPTP Balitbangtan Kalimantan Timur, Kepala Dinas Pertanian Kab. Penajam Paser Utara, Dandim 0913/PPU berserta jajaran, Kepala BPP, KCD, PPL dan Gapoktan Beringin bersama anggotanya.

Kaltim memiliki potensi yang cukup tinggi untuk peningkatan provitas padi sawah dan tanah hujan khusus untuk wilayah Penajam dan Babulu dengan menggunakan varietas unggul baru Balitbangtan.

BPTP Kaltim akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat petani untuk menanam padi varietas unggul dengan menggunakan teknologi tanam jajar legowo.

Baca juga: Tiada Hari Tanpa Panen, Lupakan Paceklik