Suasana pertandingan antara Pelita Jaya Basketball melawan Satya Wacana Salatiga pada seri kelima IBL Pertalite di DBL Arena, Surabaya, Jumat (19/1). (Istimewa)

Amin Tampil Perdana Bawa Kemenangan

JAKARTA (IndependensI.com) – Pebasket kawakan Amin Prihantono membawa kemenangan bagi Pelita Jaya Basketball atas Satya Wacana Salatiga dengan skor 97-65 pada laga Seri V Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 di DBL Arena, Surabaya, Jumat (19/1). Amin yang harus absen sejak awal Desember 2017 setelah menjalani operasi kaki, pun menandai pertandingan pertamanya di IBL 2017/2018 itu dengan membuat sembilan poin dan satu rebound.

“Sebelum turun ke lapangan, pelatih memastikan kesiapan saya. Alhamdulillah, tidak terasa sakit hingga akhir pertandingan,” ujar pemain berusia 35 tahun itu seperti dikutip dari Antara. Kemenangan itu sendiri membuat Pelita Jaya semakin kukuh di puncak klasemen Divisi Putih dengan catatan tak terkalahkan dalam sembilan laga dan mengumpulkan 18 poin.

Bagi Satya Wacana, ini merupakan kekalahan keenam dari sembilan laga dan membuat mereka sementara bertengger di posisi keempat klasemen Divisi Putih dengan 11 poin. Pelita Jaya sendiri memulai laga dengan lambat dan sempat tertinggal 9-14 di pertengahan kuarter pertama meski akhirnya unggul 20-19 di akhir kuarter.

Di kuarter kedua, big man impor Pelita Jaya Chester Giles membawa timnya melaju jauh 48-33 di akhir kuarter sebelum point guard asing Satya Wacana Madarious Gibbs memperkecil skor menjadi 48-35 yang bertahan sampai babak kesatu berakhir. Pelita Jaya baru benar-benar menemukan permainan terbaiknya di paruh kedua laga. Kuarter ketiga anak-anak asuh Johannis Winar tak memberikan ruang bagi Satya Wacana mengembangkan permainan dan menyelesaikan kuarter itu dengan skor 77-44.

Pada kuarter pamungkas, Pelita Jaya makin tak terbendung dan menuntaskan pertandingan dengan skor telak 97-65. “Kami bermain sesuai dengan rencana pada kuarter satu dan dua. Akan tetapi, setelahnya anak-anak tidak tampil konsisten,” kata pelatih Satya Wacana Efri Meldi.

Sementara itu, pelatih Pelita Jaya Johannis Winar menyebut pertahanan timnya terlalu longgar di kuarter satu dan dua. “Akibatnya lawan bisa membuat 19 poin di kuarter satu dan 16 poin di kuarter dua,” tutur pelatih yang akrab disapa Ahang itu. Dalam pertandingan tersebut, point guard asal Amerika Serikat Wayne Bradford menjadi pengumpul poin terbanyak untuk Pelita Jaya dengan 20 poin beserta empat rebound dan lima assist. Di kubu Satya Wacana, Madarious Gibbs menjadi yang terbaik dengan torehan 22 poin, sembilan rebound dan enam assist.

Laga berikutnya, Pelita Jaya Basketball akan menghadapi Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja, Minggu (21/1). Sedangkan Satya Wacana hanya menjalani satu laga di seri ini.