Novak Djokovic. (Istimewa)

Djokovic Diganjal Petenis Tak Terkenal

MELBOURNE (IndependensI.com) – Kejutan terjadi saat petenis favorit juara asal Serbia, Movak Djokovic harus menemui kekalahan di babak keempat Australian Open 2018 yang berlangsung di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Senin (22/1). Djokovic yang sudah mengumpulkan enam trofi juara di Melbourne, harus terhenti di tangan petenis Korsel tak terkenal, Hyeon Chung 6-7(4), 5-7, 6-7(3). Tampaknya, Djokovic tidak diberi kesempatan untuk mengembangkan permainan dan berada dalam tekanan lawannya.

Ajang Australian Open kali ini semakin tidak bisa diprediksi. Banyak petenis yang diharapkan bisa melaju mudah, ternyata harus kandas. Begitu pula ada beberapa petenis yang tidak diperkirakan bisa melaju, malah mampu mengalahkan petenis tangguh papan atas dunia. Unggulan lima Dominic Thiem juga harus terhenti di tangan petenis muda yang belum pernah menang di ajang grand slam. Adalah Tennys Sandgren asal Amerika Serikat (AS), berhasil menuntaskan perlawanan Thiem dengan skor 6-2, 4-6, 7-6 (4), 6-7 (7), 6-3. Sebelumnya, Sandgren yang berperingkat 97 ATP berhasil menundukkan juara Australian Open 2014 Stan Wawrinka di babak kedua.

Chung bermain tanpa beban mental berarti, menyusul posisi peringkat yang berada di 58 ATP membuat dirinya bebas untuk bertanding. Dia menjadi petenis Korsel pertama yang mampu mencapai babak delapan besar ajang grand slam. Sedangkan Djokovic dengan segudang pengalaman dan prestasi di lapangan, justru tampil tidak maksimal. Chung mengirimkan sedikitnya 47 winner untuk mendikte permainan Djokovic dan mengandalkan forehand serta pulukaln slice untuk memperlambat laju permainan lawannya,

“Dulu waktu saya pertama kali bermain tenis, saya mengikuti pola permainan Novak, karena dia adalah idola saya. Saya hampir tidak percayay malam ini justru bermain bersamanya dan mengalahkan idola saya,” ujar Chung usa berlaga. Djokovic sendiri baru bermain secara serius di ajang ini, menyusul kali pertama bermain lagi usai dibekap cedera lengan dan siku kanan. Dia sempat menahan kesakitan dalam bermain, apalagi kalau melancarkan pukulan backhand. Sempat meminta bagian medis untuk memeriksa cederanya dan mendapat pijatan pada bagian lengannya.

Usai bermain, Djokovic mengaku akan mengistirahatkan lengannya untuk beberapa waktu. Dia pun terkejut dengan performa dan permainan dari Chung. “Luabiasa. Dia bermain sangat bagus. Dia mampu menutup semua kesalahan dengan pukulan-pukulan yang mematikan. Dia sulit ditembus dan mengejar bola kemana saja. Dia seperti tembok yang kokoh,” “komentar Djokovic. Laga selanjutnya, Chung berhadapan dengan unggulan empat Alexander Zverev.

Sedangkan petenis berusia 26 tahun, Tennys Sandgren, juga bermain sangat bagus dan mematahkan servis lawannya denan mudah. “Saya tidak bermimpi untuk bisa menang disini. Ini adalah momen terbaik dalam karier tenisku,” ujar Sandgren. Dia berhasi mendikte Thiem dengan 63 winner dan hanya 38 kali melakukan kesalahan. “Saya hanya mencoba mengikuti alur saja,” ujar Sandgren.

Sementara itu juara bertahan Roger Federer belum menemui lawan sepadan dan mencapai babak perempat final untuk kali ke-14 dalam kariernya. Dia menundukkan Marton Fucsovics 6-4, 7-6 (3), 6-2 dan akan melawan Tomas Berdych yang sebelumnya sukses mencatat kemenangan 6-1, 6-4, 6-4 atas Fabio Fognini.

Dari kelompok putri, Angelique Kerber menjadi satu-satunya mantan juara Australian Open yang tersisa dalam draw. Dia berhasil menundukkan petenis kawakan Hsieh Su-wei 4-6, 7-5, 6-1. Kendati sudah tak lagi muda, Su-wei adalah petenis spesialis ganda putri yang pernah berperingkat nomor satu. Tak heran Kerber perlu mengeluarkan ekstra stamina untuk mengalahkannya.

Pada babak perempatfinal, Kerber akan bertemu runner up US Open 2017, Madison Keys yang sebelumnya mengalahkan unggulan delapan Caroline Garcia 6-3, 6-2. Unggulan teratas Simona Halep sempat bermain reli untuk menghentikan perlawanan Naomi Osaka 6-3, 6-2. Halep akan menjamu unggulan enam Karolina Pliskova yang nyaris menemui kekalahan sebelum menang dengan skor 6-7 (5), 6-3, 6-2 atas unggulan 20 Barbora Strycova.