Novak Djokovic. (AP/Ist)

Novak Djokovic Menunggu Lawan

WIMBLEDON (IndependensI.com) – Unggulan teratas asal Serbia, Novak Djokovic melaju ke babak final grand slam Wimbledon setelah menundukkan Roberto Bautista Agut 6-2, 4-6, 6-3, 6-2 di lapangan rumput bersejarah All England Club, Wimbledon, London, Inggris, Jumat (12/7/2019). Babak final, Minggu (14/7/2019), Djokovic menunggu pemenang dari laga antara Roger Federer dan Rafael Nadal.

Djokovic yang juga juara bertahan, baru mendapat pola permainan terbaik saat set ketiga. Dia kerap mematahkan servis Agut dan menekan melalui irama permainan yang cepat. Sedikitnya 45 pukulan baseline dilepaskan untuk mendikte permainan Agut dan melancarkan pukulan backhand winner untuk menyudahi reli-reli panjangnya. “Saya harus berusaha keras untuk menekan sejak awal. Perlu lebih dalam lagi untuk menang,” ujar Djokovic seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (12/7/2019). Djokovic mencatat babak final kali ini adalah yang keenam sepanjang karier bermain di All England Club.

Lawan tangguh yang pastinya ditunggu para penikmat tenis dunia adalah saat Djokovic melawan Nadal. Pada semi final Roland Garros 2013, Nadal pernah menghentikan perlawanan ketat hingga skor 9-7 di set kelima. Laga ini sangat terkenal dan seru mengingat keduanya punya rekam persaingan yang sangat tinggi. Tahun lalu di babak empat besar Wimbledon tahun lalu, Djokovic mengalahkan Nadal hingga skor menyentuh angka 10-8 di set kelima.

Lebih jauh, Djokovic akan menonton laga Federer melawan Nadal usai berlaga. “Tentu saya akan menonton pertandingan itu. Tapi tidak sampai selesai. Pelatih saya akan melihat secara utuh, karena saya harus rekondisi stamina untuk final. Pertandingan Federer melawan Nadal adalah yang paling menarik untuk ditonton,” ujar Djokovic.

Sementara itu dari kelompok putri, petenis kawakan asal Amerika Serikat (AS), Serena Williams akan menjalani laga final melawan Simona Halep dari Rumania, Sabtu (13/7/2019). Serena tampaknya sudah bersiap dengan bermodal servis keras, pengembalian bola akurat dan pukulan groundstroke mematikan. Selain itu, penguasaan lapangan yang maksimal menjadi bagian yang patut diwaspadai Halep yang menjadi unggulan tujuh itu. Di atas kertas, Halep hanya merebut satu kemenangan dari 10 kali bertemu. Serena sendiri tengah merenda gelar kedelapan di All England Club atau trofi grand slam yang ke-24 sepanjang kariernya.

“Satu hal yang tak pernah saya lupa adalah saat menelan kekalahan dari Simona. Dia begitu luar biasa saat bermain. Untuk mencapai babak final saja, Halep pasti perlu semangat dan usaha yang keras. Saya harus waspada,” ujar Serena mengomentari lawannya. Serena melaju ke babak final dengan menundukkan petenis nonunggulan asal Republik Cheska, Barbora Strycova 6-1, 6-2 dalam tempo 60 menit saja, Kamis (11/7/2019). Sedangkan Halep, yang menjadi petenis Rumania pertama yang lolos ke final Wimbledon, menyingkirkan petenis Ukraina, Elina Svitolina 6-1, 6-3.

Serena menandai sukses menembus babak final Wimbledon adalah untuk kali ke-11. Dari catatan yang ada, dua kekalahan di babak final grand slam sudah dirasakan adik kandung petenis Venus Williams ini. Satu kekalahan di tangan Angelique Kerber dan gagal menuai sukses di US Open oleh Naomi Osaka. Dua kekalahan itu dituai Serena pada 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *