Setahun tanggul Kali Bekasi ambruk dan belum diperbaiki. (foto:jonder sihotang)

Tanggul Kali Bekasi Ambruk, Jalan Raya Cipendawa Bekasi Terancam Putus.

BEKASI (IndependensI.com)-  Satu tahun sudah tanggul Kali Bekasi, ambruk di tepi Jalan  Raya Cipendawa, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Namun hingga saat ini, belum ada upaya yang terlihat untuk perbaikan, baik oleh pemerintah pusat dan daerah.

Bahkan, jika setahun lalu tanggul yang jebol belum sampai ke badan jalan, saat ini, stengah badan jalan jalur kini, sudah terkikis. Dikhawatirkan, jika perbaikan tidak segera dilaksanakan, tidak tertutup kemungkinan, jalan yang menghubungkan Kecamatan Rawalumbu- Kecamatan Jatiasih itu, akan terputus.

Tidak hanya jalana tersebut akan putus. Tapi, dua buah jembatan yang membentang di atas Kali Bekasi itu, terancam akan ambruk. Sebab, pondasi jembatan sudah semakin menipis dihantam banjir kiriman dari Kabupatan Bogor. Padahal, dua jembatan itu sudah menghabiskan biaya pembangunan puluhan miliar rupiah.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air   Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi,  Tri Adiyanto mengakui,  perbaikan tanggul Kali Bekasi yang ambruk awal tahun 2017 itu, dan hingga saat ini belum diperbaiki,  bukan tanggungjawab dan kewenangan pihaknya.

Perbaikannya bukan kewajiban pemerintah daerah tetapi oleh Kementerian PUPR lewat Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cicasad (BBWSCC), kilahnya.

Kendati bukan kewenangan Pemkot Bekasi, tetapi pemerintah daerah tidak membiarkan begitu saja dan tidak tinggal diam. Setidaknya sudah dilakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk penanganan perbaikan tanggulnya.

“Kami sudah koordinasi dengan  Kementerian PUPR dan BBWSCC kabarnya akan memperbaiki pada 2018,” katanya kemarin.

Ditanya besaran anggaran yang akan digunakan perbaikan tanggul tersebut, Tri tidak mengetahui. Yang jelas perbaikan akan dilakukan  2018. Tentang biaya itu kewenangan BBWSCC dan perbaikan dengan menggunakan paku bumi.

Sebagaimana diketahui, tanggul Kali Bekasi di Jalan Raya Cipendawa Kecamatan Rawakumbu Bekasi Kota Bekasi sudah ambruk sejak Februari 2017. Akibatnya, satu jalur jalan raya Cipendawa, tidak difungsikan karena bibir sungai sudah menghabiskan setengah jalan jalur sebelah kiri. (jonder sihotang)