Ruas Tol Salatiga-Kartasura Fungsional Bagi Jalur Mudik 2018

SALATIGA (IndependensI.com) —Jalan tol Salatiga-Kartasura sepanjang 32 km bisa dilalui fungsional pada mudik Lebaran 2018. Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Jembatan Kali Kenteng dalam kunjungan kerjanya meninjau kesiapan infrastruktur jalan tol menghadapi arus mudik Lebaran 2018.

Pada saat fungsional, kondisi Tol Salatiga-Kertasuta berupa lapisan rigid pavement sepanjang 20 km dan lean concrete sepanjang 10 km dengan kualitas beton K-250 sehingga layak untuk digunakan arus mudik. Selain itu seluruh jembatan dengan total panjang sekitar 2 km telah tersambung kecuali Jembatan Kali Kenteng.

“Secara prinsip ruas Salatiga- Kartasura bisa dilalui tanpa harus keluar tol. Saat ini masih 1,3 km berupa tanah yang akan dilapis dengan lean concrete setebal 10 cm. Ditargetkan tanggal 2 Juni 2018 sudah selesai termasuk jembatan sudah tersambung kecuali Jembatan Kali Kenteng. Untuk mengatasinya telah disiapkan jalan alternatifnya,” jelas Menteri Basuki.

Jalan alternatif yang disiapkan yakni jalan melintasi bawah jembatan sepanjang 500 meter terdiri dari 2 lajur dengan perkerasan beton. Jembatan Kali Kenteng ditargetkan rampung pada akhir 2018. Jembatan ini memiliki panjang 496 meter dengan 11 tiang pancang dengan tinggi rata-rata 40 meter.

Setelah pekerjaan konstruksi selesai pada 2 Juni 2018 akan dilanjutkan pembersihan, pemasangan penerangan, dan penyiapan rest area hingga 8 Juni 2018. Terdapat dua rest area pada ruas ini yakni rest area Koripan dan rest area Mudal yang dilengkapi fasilitas tempat parkir, mushola, pos kesehatan, bengkel darurat, toilet dan rumah makan.

Tol Salatiga-Kartasura merupakan seksi 3 dan 4 dari Tol Semarang-Solo dan terhubung dengan Tol Solo-Ngawi yang akan dibuka fungsional. Pada akhir peninjauannya, Menteri Basuki menyampaikan apresiasinya kepada para BUJT yang telah bekerja keras menyiapkan jalur mudik 2018 meskipun secara jadwal baru akan selesai akhir 2018.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry TZ, Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan, dan Fasilitasi Jalan Daerah, Ditjen Bina Marga Sugiyartanto, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Herry Marzuki, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (***)

One comment

Comments are closed.