Ilustrasi. (Dok/Ist)

Persija Jakarta Hentikan Tira-Persikabo

BEKASI (IndependensI.com) – Tim sepakbola Persija Jakarta memuaskan para pendukungnya yang memadati Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/2/2019). Kali ini, Persija menang telak tanpa balas 2-0 dari tim Tira-Persikabo pada laga leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia 2018-2019. Gol cepat Persija Jakarta melalui Fitra Ridwan di menit ketiga babak pertama membuat Tira-Persikabo hilang fokus. Sedangkan gol kedua dicetak Ryuji Utomo pada menit ke-73.

“Gol di menit-menit awal itu membuat kami kurang fokus. Kami mengakui keunggulan Persija,” ujar asisten pelatih Tira-Persikabo, Francis Wewengkang seperti dikutip dari Antara. Menurut pria berusia 48 tahun tersebut, para pemainnya tidak bisa mengimbangi permainan skuat Persija. Seluruh personel Persija, lanjut dia, tampil maksimal dalam pertandingan tersebut. “Mereka bisa mengeksploitasi pertahanan kami,” tutur Francis.

Setelah ini, Tira-Persikabo langsung mengalihkan fokus ke Piala Presiden 2019, di mana mereka akan menghadapi Persib Bandung di laga pembuka yang berlangsung Sabtu (2/3). “Kami tentu akan melakukan evaluasi kelebihan dan kekurangan kami,” kata Francis. Terkait pertandingan melawan Persija, kiper Tira-Persikabo Syahrul Fadillah juga mengakui kemenangan Persija. “Kami, para pemain, sudah berusaha maksimal,” kata Syahrul.

Hasil ini membuat agregat kedua tim menjadi 4-2 untuk keunggulan Persija setelah pertandingan leg pertama di markas Tira-Persikabo berakhir seri 2-2.

Sementara itu pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev memuji penampilan Heri Susanto yang diturunkan sebagai penyerang tengah. Meski tidak mencetak gol, pesepakbola berposisi asli pemain sayap yang baru direkrut Persija pada Januari 2019 dari PSM Makassar itu dianggap berkontribusi besar untuk kemenangan 2-0 Persija atas Tira-Persikabo di laga tersebut. “Heri bermain sangat bagus. Dia terus mengejar bola ketika kami tertekan dan selalu berani ‘bertarung’ dengan bek lawan,” ujar Kolev usai pertandingan.

Pelatih asal Bulgaria itu menilai Heri tak bisa membuat gol karena kurang beruntung. Padahal, pemain berusia 24 tahun tersebut memiliki beberapa kesempatan emas. Pada menit ke-45+3, sepakan kaki Heri menerpa mistar gawang Tira-Persikabo. Kemudian, dia diputuskan berada dalam posisi offside ketika dalam situasi menguntungkan untuk membuat gol. “Padahal saya melihat dia mulai berlari sejak tiga meter dari belakang bek. Saya tidak tahu mengapa wasit memutuskan itu offside,” tutur Kolev.

Meski berposisi sebagai pemain sayap, Heri Susanto pernah berlaga sebagai penyerang tengah saat masih memperkuat Persiba Balikpapan di periode 2016-2017. Penampilan melawan Tira-Persikabo menjadi kesempatan perdana Heri berperan sebagai ‘striker’ di Persija. Dia diturunkan Ivan Kolev di sektor tersebut karena Persija tidak bisa menurunkan para penyerang tengahnya yakni Marko Simic, yang masih di Australia untuk menuntaskan persoalan hukumnya, dan Bambang Pamungkas yang cedera.