Ketua DPR RI Bambang Soesatyo saat menerima anugerah Obsession Award 2019 dari Obsession Media Group sebagai Best Parliamentarians 2019 di Jakarta, Rabu (6/3/2019) malam

DPR Komit Selesaikan Empat RUU dan Uji Kelayakan Cakim MK

Loading

Jakarta (Independensi.com)
Meski menghadapi tahun politik, namun di masa sidang IV Tahun Sidang 2018-2019, DPR RI tetap berkomitmen menyelesaikan empat rancangan undang-undang dan melakukan fit and propert tes atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap 11 calon hakim Mahkamah Konstitusi.
Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan ke empat RUU yaitu RUU tentang Perkoperasian, RUU tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, RUU tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, dan RUU tentang Ekonomi Kreatif.
“Ini membuktikan kinerja DPR RI tidak mengendur sama sekali. Justru di akhir masa jabatan, kita ingin tetap memberikan yang terbaik kepada rakyat,” kata Bambang di Jakarta, Rabu (6/3/2019) malam seusai menerima anugerah Obsession Award 2019 dari Obsession Media Group sebagai Best Parliamentarians 2019.
Bamsoet demikian biasa dia disapa sebelumnya mengatakan walau para anggota dewan banyak berada di daerah pemilihan untuk menemui konstituen, namun mereka tidak melupakan tugas dan fungsi kedewanan.
“Seperti di bidang legislasi, anggaran, maupun pengawasan terhadap pemerintah sebagai mitra kerja DPR,” kata Bamsoet yang sebelummya telah lima kali menerima penghargaan sejak menjadi Ketua DPR.
Antara lain The Best and The Next Legislator Award 2019 dari Harian Suara Merdeka, 10 Tokoh Politik dengan Branding Otentik 2018 dari Polaris Data and Story Lab, Politisi Terbaik dan Anugerah Pers Jawa Tengah 2018 dari Harian Suara Merdeka, Best Communicators 2018 dari majalah PR Indonesia, dan Golden Democracy Award 2018 dari Rakyat Merdeka Online.
Bamsoet pun mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Obsession Media Group. “Ini membuktikan dibalik kritik tajam sebagai pemacu kinerja, masih ada apresiasi sebagai bentuk sayang yang diberikan kepada DPR,” ujarnya.
“Tak hanya menjadi cambuk bagi saya pribadi untuk meningkatkan kinerja, penghargaan ini juga menjadi penyemangat bagi kawan-kawan lain di DPR. Ternyata dibalik semua kritik yang kita terima, masih ada yang melihat hasil kerja keras kita secara fair dan bijaksana. Bahwa hasil tak akan mengkhianati usaha, memang benar adanya. Segala usaha yang kita lakukan untuk meningkatkan kinerja kedewanan, pada akhirnya akan menghasilkan buah kebaikan,” ujarnya.
Mantan Ketua Komisi III DPR ini mengakui DPR RI tak menutup diri terhadap banyaknya kekurangan yang perlu diperbaiki. :Kami menyadari belum sepenuhnya sempurna dalam menjalankan tugas kedewanan. Namun dibalik itu semua, percayalah bahwa segala hal terbaik telah kami berikan. Setiap kritik yang datang adalah obat mujarab. Pun setiap penghargaan yang diberikan, tak ubahnya alarm bahwa rakyat ingin para wakilnya selalu meningkatkan kinerja kedewanan,” tuturnya.(M Juhriyadi)