Pastikan Keselamatan Pelayaran Mudik Lebaran Ditkapel Uji Petik di Tual

TUAL (Independensi.com) – Untuk menjamin keselamatan penumpang dan kapal dalam rangka persiapan mudik lebaran 2019, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel) Ditjen Perhubungan Laut Kemhub melakukan uji petik kapal penumpang di Pelabuhan Kelas II Tual, Maluku.

Tim uji petik yang dipimpin Kasubdit Rancang Bangun Stabilitas dan Garis Muat Kapal Ditkapel, Gigih Retnowati didampingi Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan (KUPP) Yahya Usua, melakukan uji petik terhadap 3 kapal di 3 pelabuhan berbeda.

Uji petik pada KMP Sabuk Nusantara 60 yang di operatori PT Inti Samudra Timur dilakukan di Pelabuhan Tual, KMP Tanjung Madlahar yang dioperatori PT ASDP Indonesia Ferry dilalukan di Pelabuhan ASDP Tual dan Kapal Cepat Cantika Inova dilakukan di Pelabuhan Rakyat Tual.

Pada Uji Petik kali ini, Tim Uji Petik melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang melayani pelayaran di wilayah Maluku dan sekitarnya. Tim terdiri dari Marine Inspektor dari Kantor Pusat dan juga dari Kantor UPP Kelas II Tual

Gigih menjelaskan, bahwa Pelabuhan Tual bisa dikatakan sebagai jantung Kepulauan Kei yang menghubungkan dengan pulau-pulau seperti pulau Kur, Tayando, Kei Besar dan Kepulauan Tanimbar, serta melayani pelayaran antara provinsi ke Papua.

Dengan mobilitas penumpang yang tinggi, khususnya pada masa liburan atau hari raya, tentunya kondisi kapal penumpang perlu dipastikan telah memenuhi persyaratan kelaiklautan.

“Untuk itulah, kita melaksanakan Uji Petik guna memastikan kapal-kapal penumpang yang akan melakukan perjalanan liburan mudik laiklaut dan dalam kondisi prima, sehingga dapat mengantarkan para penumpang dengan selamat ke tempat tujuan untuk merayakan lebaran bersama keluarga,” jelas Gigih.

Pada pemeriksaan ini ditemukan beberapa temuan yang langsung disampaikan kepada Nakhoda sebagai perwakilan dari pemilik kapal untuk dapat ditindaklanjuti ke Operator sehingga dapat diperbaiki sebelum dimulainya angkutan lebaran.

Selain bertujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan keselamatan pelayaran, Gigih berharap melalui kegiatan Uji Petik ini juga dapat tercipta sinergi antara Kantor Pusat dengan Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Laut di seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan pengawasan dan mewujudkan keselamatan pelayaran.

Sementara itu, Kepala Kantor UPP Kelas II Tual, Yahya Usia, menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan kegiatan pemeriksaan kelaiklautan kapal di wilayah kerjanya yang merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah dalam upaya mewujudkan keselamatan pelayaran dan memberikan pelayanan prima pada masyarakat selaku pengguna jasa.

“Para penumpang dan masyarakat setempat menyambut baik dan sangat mengapresiasi perhatian serius yang diberikan oleh Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Perhubungan terhadap keselamatan dan penertiban,” kataYahya

Yahya Usia mengatakan, uji petik yang dilakukan oleh Ditkapel merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap keselamatan penumpang dan operator kapal, khususnya menjelang musim mudik lebaran.

Sebelum datangnya bulan puasa KUPP Tual juga sudah melakukan uji petik. Total.kapal yang diperiksa ada 11 kapal. “Hasil temuannya sudah saya sampaikan kepada operator kapal untuk diperbaiki dan Ditkapel swbagai laporan,” kata Yahya.

Mengenai tindak lanjut dari operator kapal, Yahya mengaku responnya sangat positif. “Setelah kami hitung jumlah life jacket yang ada dikapal tidak sama dengan kapasitas penumpang, operator langsung merespon dengan menambah life jacket kekuranganya,” tambah Yahya. (hpr)