Diklat Manajemen Kearsipan

Agar Melek IT, ASN Gresik Ikut Diklat Manajemen Kearsipan Berbasis Digital

GRESIK (Independensi.com) – Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) manajemen kearsipan berbasis teknologi informasi (digital), dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik Jawa Timur. Untuk mengubah penyimpanan materi arsip, yang sebelumnya disimpan pada kertas.

Kegiatan Diklat itu, sesuai jadwal dilaksanakan selama seminggu dan diikuti oleh 30 orang Aparatur Sipil Negera (ASN) Pemkab Gresik. Dari masing-masing OPD, yang diwakili oleh seorang petugas kearsipan.

“Jaman sudah berubah, dan kini kita berada di era digital diera jaman Teknologi Informasi (TI). Maka, kita harus ikuti dan juga menguasainya agar tak ketinggalan,” kata, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat membuka Diklat Kearsipan yang dilaksanakan diruang Argo Lengis Kantor Bupati Gresik, Kamis (5/9).

“Sejak dulu, petugas kearsipan atau seorang arsiparis dibutuhkan seorang yang sabar. Rajin, telaten dan cekatan untuk menjaga dan mengamankan berkas arsip yang disimpan dalam bentuk lembaran kertas. Karena, sekarang jaman sudah canggih seiring dengan perkembangan IT. Maka, agar arsip lebih aman bisa disimpan dalam bentuk digital,” ujarnya.

Di tambahkan Sambari, Saat ini sudah tidak jamannya lagi ada arsip dalam bentuk kertas yang dimasukkan kardus lalu disimpan digudang.

“Arsip kertas yang ditumpuk bertahun-tahun, resikonya akan hilang dan hancur dimakan rayap. Sehingga, tidak menutup kemungkinan akan hilang dimakan rayap. Untuk itulah, harus disimpan dalam bentuk perangkat yang aman, efisien dan juga praktis,” tuturnya.

“Penyimpanan arsip digital, adalah metode terbaik saat ini. Sebab metodenya yang cepat, aman dan tepat. Tentang apa dan bagaimana melaksanakan tugas kearsipan ini, untuk itulah kami beri pelatihan pada masing-masing petugas kearsipan,” tandasnya. (Mor)