Kementerian PUPR Lakukan Percepatan Sertifikasi dan Bimtek 11.250 Tenaker Konstruksi

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi lakukan  Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dan Bimbingan Teknis Keahlian Konstruksi Tahap II Tahun 2019, yang diikuti oleh lebih kurang 11.250 orang Tenaga Kerja Konstruksi.

Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin saat membuka acara kegiatan tersebut, Kamis (24/10)  di lokasi Proyek Pembangunan Wisma Barito Pacific II Jakarta, mengatakan bahwa Pembangunan infrastruktur dan Penyiapan SDM Konstruksi Nasional merupakan bagian dari pembangunan nasional yang dapat pendorong  pertumbuhan ekonomi baik lokal, regional maupun nasional. “Oleh karena itu sangat penting untuk mencetak tenaga kerja konstruksi berkualitas agar Pembangunan Infrastruktur dapat berjalan lancar, yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, ujar Syarif.

Untuk menghasilkan SDM atau tenaga kerja konstruksi berkualitas tersebut, tiada cara lain kecuali melalui proses sertifikasi kompetensi, sebagaimana tertuang pada Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017 Pasal 70 yang mengatur bahwa setiap Pekerja Konstruksi yang bekerja di sektor Konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja.

Pemerintah menyadari pentingnya peningkatan kapasitas SDM masyarakat konstruksi Indonesia baik dari segi kualitas maupun kuantitas. “Tugas kita bersama untuk memberikan perhatian serius untuk mewujudkan Ketahanan masyarakat jasa konstruksi Nasional, salah satunya melalui peningkatan daya saing dan produktivitas para pekerja konstruksi Nasional atau dengan kata lain Penyiapan SDM Kontruksi Indonesia yang Pro-Kompeten’S (Profesional, Kompeten, dan Bersertifikat”, tambah Dirjen Bina Konstruksi.

Disampaikan oleh Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Riky Aditya Nazir selaku Ketua Penyelenggara : Kegiatan ini diselenggarakan di 120 Lokasi Proyek dari tanggal 16 September s.d. 31 Oktober 2018 di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten yang dilaksanakan sebanyak dua Periode. Kegiatan ini diikuti sebanyak 11.250 orang tenaga kerja konstruksi yang terdiri dari :  Tenaga Terampil Konstruksi, Tenaga Ahli Konstruksi, Para Pekerja Konstruksi di Proyek Padat Karya PUPR, Para Calon Instruktur dari Dosen Politeknik dan Perguruan Tinggi, serta Lulusan Fresh Graduate Politeknik bidang Konstruksi.

Uji Kompetensi dan Sertifikasi meliputi jabatan kerja: Tukang, Mandor, Drafter, Surveyor, Operator, Pelaksana dan Pengawas, dan Tenaga Terampil yang sehari-harinya melakukan Pemeliharaan Rutin Infrastruktur PUPR di DKI Jakarta. Sementara untuk level Tenaga Ahli Konstruksi diberikan Bimbingan Teknis Keahlian Konstruksi Bidang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Konstruksi (SMK3), Administrasi Konstrak (AK), Manajemen Konstruksi (MK), Beton Pracetak Prategang Elevated dan Beton Pracetak Highrise Building. Selain itu juga dilakukan penyiapan Dosen Politeknik dan Perguruan Tinggi sebagai Calon Instruktur Pembekalan Modul Tambahan Lulusan Fresh Graduate yang selaras dengan Kebutuhan Industri Konstruksi Nasional, serta Uji Kompetensi dan Sertifikasi Lulusan Vokasional/Politeknik (D.III Bidang Konstruksi).(***)