Jonatan Christie. (Dok/Ist)

Pebulutangkis Timnas Tampil di Kejurnas Bulutangkis 2019

Loading

PALEMBANG (IndependensI.com) – Pemain tim nasional bulutangkis Indonesia dijadwalkan melakukan pertandingan eksibisi pada turnamen tahunan Kejuaraan Nasional 2019 di Kota Palembang. Ketua Panitia Kejurnas 2019, Achmad Budiharto mengatakan, para pemain yang akan tampil yakni Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, ‘Duo Minions’ Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

“Para pecinta bulutangkis yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung, dapat hadir ke GOR Dempo Jakabaring dan GOR Ranau Jakabaring bersamaan dengan kejurnas di Palembang, tiketnya gratis,” kata Achmad Budiharto seperti dikutip dari Antara, Selasa (12/11/2019). Kota Palembang memang terpilih menjadi tuan rumah Kejurnas Bulutangkis 2019 bertajuk ‘Gubernur Sumsel Kejurnas PBSI 2019’ yang akan berlangsung pada 24 – 28 November 2019 di GOR Dempo dan GOR Ranau Komplek Olahraga Jakabaring.

Achamd mengatakan, terpilihnya Kota Palembang menjadi tuan rumah kejurnas bulu tangkis karena memiliki fasilitas gedung olahraga yang representatif untuk penyelenggaraan turnamen bergengsi tersebut. “Perkembangan bulu tangkis di Kota Palembang termasuk baik berkat dukungan gedung bulutangkis dan antusias penonton yang baik setiap ada event olahraga,” ujar Achmad Budiharto.

Turnamen tahunan tersebut akan mempertandingkan nomor perorangan serta dibagi menjadi divisi satu dan dua, tiap divisi dikelompokkan berdasarkan usia taruna dan dewasa. Nomor perorangan dipertandingkan pada tahun ini karena pada Kejurnas PBSI 2018 di Jakarta sudah mempertandingkan nomor beregu, di mana Klub Jaya Raya keluar sebagai pemenang. “Nantinya hasil akhir pertandingan Kejurnas akan menjadi salah satu penentu penilaian promosi-degradasi Pelatnas PBSI 2020,” tambah Achmad Budiharto.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Susi Susanti, berharap para atlet tampil maksimal dalam Gubernur Sumsel Kejurnas PBSI 2018 karena menjadi salah satu penilaian promosi-degradasi Pelatnas PBSI. “Bagi kami, Kejurnas PBSI 2019 menjadi sarana pemantauan bibit-bibit bulutangkis potensial dari berbagai wilayah, mungkin selama ini ada yang terlewat dari penilaian kami, nah di kejurnas ini mereka bisa membuktikan diri menjadi juara,” kata Susi. Bagi para juara, kata dia, akan berkesempatan magang di Pelatnas untuk ditentukan bisa lanjut pada kemungkinan menjadi bagian tim nasional.