Banjir di Desa Gurang Anyar Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik Jawa Timur

Tanggul Kali Lamong Jebol Desa Gurang Anyar Dikepung Banjir

GRESIK (Independensi.com) – Jebolnya tanggul yang berada dialiran Kali Lamong di Desa Gurang Anyar Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik Jawa Timur, mengakibatkan sejumlah rumah warga diwilayah setempat terendam banjir setinggi hingga 50 Cm.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Tarso Sugito bahwa jebolan tanggul itu, akibat tingginya volume air kiriman dari wilayah Mojokerto.

“Volume air yang sangat besar, membuat tanggul yang ada di Desa Gurang Anyar tidak kuat menahan derasnya arus sehingga jebol dan merendam pemukaman warga,” ujarnya kepada Independensi.com, Jumat (3/1).

Untuk menangani persoalan ini lanjut Tarso, pihaknya bersama tim tanggap bencana (Tagana) dibantu masyarakat melakukan upaya perbaikan. Dengan membuat tanggul darurat, yang bersifat sementara dari karung diisi pasir.

“Antisipasi yang kami bisa lakukan untuk saat ini, ya mencoba melakukan pembendungan air dengan membuat tanggul darurat di area tanggul yang jebol. Agar air yang melubar tidak semakin besar dan bisa diminimalisir,” ungkapnya.

“Panjang atau lebar tanggul yang jebol itu sekitar 3 meteran, makanya kita mencoba melakukan upaya penanganan cepat. Agar tanggul yang jebol itu, tidak semakin melebar,” tukasnya.

Saat ditanya terkait berapa banyak pemukiman warga maupun areal pertanian yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Desa Gurang Anyar. Pihaknya, masih melakukan pendataan.

“Kami belum bisa memastikan apa saja yang terdampak dari jebolnya tanggul itu, kami masih melakukan pendataan,” pangkasnya. (Mor)