Ketua DPC PPP Gresik Achmad Nadir, Ketua DPD Golkar Gresik Ahmad Nurhahim, Ketua DPD Nasdem Gresik Syaiful Anwar.

Hadapi Pilkada Gresik 2020 Golkar, PPP dan Nasdem Sepakat Berkoalisi

GRESIK (Independensi.com) – Deklarasi Koalisi partai politik (parpol) digelar Partai Nasdem, PPP dan Golkar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, untuk menghadapi perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gresik 2020.
Kegiatan yang berlangsung di pelataran parkir Icon Mall Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Gresik pada, Sabtu (11/1). Dihadiri langsung oleh Ketua DPD Golkar Gresik Ahmad Nurhahim, Ketua DPD Nasdem Gresik Syaiful Anwar, dan Ketua DPC PPP Gresik Achmad Nadlir.
Menurut Ahmad Nurhamim, deklarasi dilakukan untuk merumuskan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang bakal diusung pada Pilbup Gresik 2020.
“Misi utama kami, yakni ingin membangun Gresik kedepan semakin lebih baik. Makanya kita sepakat membangun koalisi ini, agar harapan masyarakat pada perhelatan 5 tahunan bisa menghadirkan pemimpin terbaik bisa diwujudkan,” ujarnya.
“Kami belum menentukan, siapa calon terbaik yang bakal dimunculkan dalam koalisi ini. Nanti pada saatnya akan kita umumkan nama Calon Bupati dan Wakil Bupatinya,” katanya.
Di tambahkan Nurhamim, para kandidat yang akan diusung koalisi Golkar, PPP dan Nasdem, adalah para tokoh yang telah mengikuti pemjaringan di masing-masing partai koalisi.
“Calon yang kita usung nantinya, tentunya adalah mereka yang terbaik berdasarkan hasil penjaringan baik di Golkar, PPP maupun Nasdem serta hasil survey elektabilitas kandidat,’ tegasnya.
“Kami juga masih membuka kesempatan, kepada parpon lain baik yang berada di parlemen maupun non parlemen untuk bergabung dengan koalisi ini. Belum tertutup, siapapun yang ingin ikut bergabung masih terbuka,” pungkasnya.
Ada hal yang menariknya dalam deklarasi koslisi Golkar, PPP dan Nasdem ini. Karena, Ketua DPD Gerindra Gresik Aslachul Alif Ikut hadir dalam kegiatan itu. Padahal diwaktu yang hampir bersamaan Gerindra bersama Demokrat, telah melakukan deklarasi koalisi.
Untuk diketahui bahwa di Parlemen Gresik, Golkar mendapatkan 8 Kursi, Nasdem 5 kursi dan PPP 3 kursi. Sehingga, jika ditotal menjadi 16 kursi yang artinya bisa untuk mengusung calon sendiri pada Pilkada Gresik 2020.