Dewan Kesehatan Rakyat (DKR)

Hadapi Virus Corona, DKR: Segera Aktifkan Kembali RT, RW dan Desa Siaga

JAKARTA (Independensi.com) – World Health Organization (WHO) sudah menyatakan emergency internasional dalam menghadapi pandemi virus Corona. Pemerintah Indonesia telah secara serius bersiap menghadapi kemungkinan masuknya virus Corona ke Indonesia. Terakhir penyebaran virus corona sudah sampai di Pilipina.

Seorang pasien dinyatakan meninggal karena terpapar Virus Corona. Sudah saatnya seluruh rakyat Indonesia ikut aktif bersiap dan waspada menghadapi ancaman Virus Corona. Hal ini disampaikan oleh Roy Pangharapan dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), di Jakarta, Minggu (2/1/2020)

“Segera aktifkan kembali RT, RW, desa dan kelurahana siaga. Pastikan tetangga tidak ada yang sedang sakit. Kalau sakit segera ajak ke puskesmas terdekat untuk memeriksakan diri,” tegasnya

Ia menjelaskan pemerintah tidak mungkin bisa menghadapi ancaman wabah Virus Corona sendiri tanpa pastisipasi rakyat. Desa-desa siaga sudah pernah punya pengalaman dalam menghadapi bencana penyakit menular adalah dengan mengaktifkan pertemuan rutin seminggun sekali di masyarakat di tingkat RT, RW atau Desa dan Kelurahan Siaga.

“Pastikan siapa yang membangun komunikasi dengan aparat setempat di puskesmas, polsek dan koramil terdekat. Pastikan nomor kontak Ketua RT, RW, kepala desa dan lurah setempat. Pastikan kendaraan yang siap dipakai untuk mengantar pasien. Pastikan ada obat-obatan tersedia,” ujarnya

DKR meminta agar semua nomor kontak relawan dan kader DKR setempat dibagikan ke masyarakat agar jika ada yang sakit bisa langsung terhubungi.

“Prinsipnya jangan sampai terlambat dibawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” tegasnya.

Bantu Pemerintah

Relawan dan Kader DKR diminta untuk bekerjasama membantu pemerintah setempat untuk melakukan sosialiasi penanganan ancaman wabah Virus Corona. Jangan sampai ada warga setempat yang tidak mengerti bahwa sekarang sudah dalam situasi darurat internasional (International Emergency).

“Berbagai bahan tentang cara penanganan menghadapi ancaman Virus Corona bisa didapat di berbagai media sosial. Tugas relawan adalah memastikan masyarakat setempat memahami dan mengikuti peraturan yang sudah diumumkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Relawan dan Kader DKR diminta juga untuk memastikan ketahanan kesehatan masyarakat dengan makanan bergizi dan protein agar tidak mudah diserang Corona Virus.

“Jangan sampai ada orang miskin dan tidak mampu yang tidak mendapatkan asupan gizi dan protein yang baik. Kalau sulit mendapatkan daging dan ikan, konsumsi telor ayam akan sangat membantu,” tegasnya. (Aju)