Mahasiswa UI membantu pembuatan biopori di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (7/11/2020).

Mahasiswa UI Bantu Kelompok Tani Membuat Biopori

JAKARTA (IndependensI.com) – Pandemi Covid-19 belumlah berakhir, namun ancaman musibah banjir mulai datang dengan meningkatnya curah hujan akhir akhir ini. Jakarta sebagai ibukota negara Indonesia selalu menjadi sorotan nasional dan internasional dengan berbagai masalah yang ada di dalamnya.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada di Jakarta. Upaya yang dilakukan tidak cukup hanya dari pemerintah saja, tapi memerlukan keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak untuk mengatasi masalah di Jakarta.

Universitas Indonesia merupakan Perguruan Tinggi yang secara lokasi berada di Jakarta dan sekitar Jakarta memberikan perhatian dan ikut berkontribusi secara nyata dalam penanganan berbagai permasalahan di Jakarta.

Universitas Indonesia bekerja sama dengan kelompok tani Mustika Kramat Jati, Jakarta Timur membuat suatu program biopori untuk mengatasi banjir dan memperbaiki tanah di Jakarta. Program biopori sudah teruji dapat meningkatkan penyerapan air dan memperbaiki kesuburan tanah.

Program ini merupakan aksi lingkungan hidup dari Fakultas Ilmu Keperawatan UI (FIK UI) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UI (FMIPA UI), yang didanai oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masayarakat Universitas Indonesia (DPPM UI).

Dr Dewi Gayatri, SKp, Mkes, sebagai penanggung jawab kegiatan ini menjelaskan bahwa UI sebagai bagian dari Jakarta, harus ikut berpartisipasi dalam mengatasi masalah di Jakarta.

Dewi dibantu timnya yang terdiri atas Dr Tuti Nuraini, SKp, Mbiomed; Dr Retno Lestari, SKp, Msi; dan Tuti Afriani, SKp, Mkep, bersama lima orang mahasiswa dari FIK UI dan FMIPA UI. Tim ini melakukan program pembuatan biopori sebanyak 15 lubang di wilayah kelompok tani Mustika, Jakarta Timur pada 7 November 2020.

Kegiatan dihadiri Lurah Kramat Jati Husni Abdullah, ketua RW setempat, dan Kelompok Tani Mustika yaitu Sirepno, Ketua harian kelompok tani Mustika yaitu Bhakti, Jamilah sebagai ketua PKK, ibu-ibu PKK, pengurus kelompok tani Mustika, dan petani Mustika.

Lurah Husni mengucapkan terima kasih atas perhatian dari UI. Dia berharap kerja sama lebih ditingkatkan lagi di masa depan.

Mengingat kondisi pandemi Covid-19 di Jakarta belum selesai, selain program biopori, mahasiswa dan dosen FIK UI juga memberikan edukasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada kelompok tani dan ibu ibu PKK di Kramat Jati, Jakarta Timur. Edukasi yang diberikan berupa penyuluhan untuk mengenal apa itu Covid-19, gejala-gejalanya, dan upaya pencegahan penyebarannya dengan melakukan adaptasi kebiasaan baru.

Kelompok tani dan ibu ibu PKK merupakan kekuatan dari masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan di Jakarta saat pandemi Covid-19. Tidak dapat dipungkiri, akibat pandemic juga berdampak pada ekonomi masyarakat. Kekuatan dan ketahanan pangan merupakan solusi untuk mengatasi masalah ekonomi. Stay at home dapat dilanjutkan dengan program pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan lahan di rumah dan sekitarnya dengan aman, sehingga masalah ekonomi juga dapat diatasi.