Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat meresmikan Kampung Tangguh berdayakan ekonomi masyarakat lewat ternak ikan lele dan nila. (humas)

Kampung Tangguh Kota Bekasi Cegah Covid-19 dan Berdayakan Ekonomi Rakyat

 

BEKASI (IndependensI.com)- Selama pandemi covid-19, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi. Namun penyebaran penyakit yang sudah terjadi sejak Maret 2020, masih saja terjadi.

Terkait hal itu, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membentuk Tim Kampung Tangguh. Kampung tangguh ini dibentuk dalam rangka memutus rantai Covid-19 dan pemulihan ekonomi mikro lingkup Kampung, akhir pekan ini.

Pembentukan Kampung Tangguh yang pada saat ini sudah dibuat, tepatnya di RW 11 Kelurahan Bekasi Jaya Kecamatan Bekasi Timur. Pembentukan kampung tangguh  dibuka dan  memenuhi standar dari pencegahan Covid-19, yakni adanya rumah isolasi mandiri yang dirancang warga RW 11.

“Luar biasa untuk warga RW 11 yang tanggap dan sepenuhnya membantu pemerintah dalam pencegahan virus Covid-19, apa lagi sudah ada penyedia tempat untuk isolasi mandiri. Ini patut diikuti bagi warga masyarakat Kota Bekasi,” ujar Tri.

Dari segi perekonomian sudah dirancang dengan  adanya budidaya ikan lele dan nila yang  sudah dapat membantu roda perekonomi masyarakat. Bahkan  sudah diperjual belikan harganya hanya Rp 15.000 perkilogram.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi sudah membentuk dan membuat RW Siaga. Diharapkan, berbagai langkah yang dilakukan dapat mencegah penyebaran cocid-19 dan berkembangnya ekonomi masyarakat. (jonder sihotang)