Menko Perekonomian : Kinerja Rupiah dan IHSG Sepanjang 2020 Sudah Cukup Baik

JAKARTA (IndependensI.com) –  Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengklaim kinerja nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan selama periode 2020 sudah cukup baik.

“Secara umum kinerja nilai tukar dan IHSG kita sepanjang tahun 2020 terbilang cukup baik. Level ini telah mendekati level sebelum pandemi Covid-19,” kata Menko Airlangga dalam Penutupan Perdagangan BEI 2020, di Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Dia menyebut jika dibandingkan dengan negara lain, nilai tukar mata uang Garuda masih lebih baik daripada India, Brasil, Turki, dan Afrika Selatan. Kemudian dari sisi IHSG, kinerjanya juga lebih baik daripada bursa di Thailand, Singapura, maupun Filipina.

Airlangga menyadari, sektor keuangan memang sempat tertekan oleh pandemi Covid-19. Nilai tukar terdepresiasi signifikan ke level Rp16.500 per USD di Maret. Demikian pula dengan IHSG yang terus mengalami koreksi dan turun hingga mencapai level di bawah 4.538 di akhir Maret.

“Penurunan indeks IHSG ini menyebabkan nilai market capitalization Indonesia anjlok ke Rp4.556,3 triliun atau turun lebih dari Rp2,690 triliun dibandingkan posisi awal 2020,” jelasnya.

Perlahan tapi pasti. Kinerja keduanya saat ini sudah menunjukan tren positif sampai dengan penutupan hari ini. Bahkan, sudah berada di level sebelum terjadinya pandemi Covid-19.