![]()
BEKASI (IndependensI.com)- Kota Bekasi, merupakan kota yang harmonis. Hubungan antar warga yang saling menghormati dan menghargai, harus terus tejaga.
“Setiap warga membentuk sinergitas.
Kita harus memiliki nilai kebaikan interaksi hubungan antar manusia, Habluminannas itu sangat perlu di dunia ini.” ungkap Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
Penegasan sekaligus ajakan itu, disampaikan pada Rapat Kerja Persekutuan Gereja Gereja dan Lembaga Lembaga Injil Indonesia (PGLII) Kota Bekasi, Senin (3/3/2025).
“Momentum Ramadhan ini meminta maaf dan mengajak untuk memulai lembaran baru pasca pemilihan kepada daerah karena proses telah berjalan demi memajukan Kota Bekasi. Hal ini memiliki komitmen bersama Wali dan Wakil Wali Kota Bekasi untuk mendharmabaktikan dirinya untuk Bekasi,” katanya.
Dijelaskan, bahwa berbagai dinamika yang ada di Kota Bekasi tidak akan selesai jika pakai tangan sendiri melainkan melibatkan SDM dari berbagai pihak.
“Salah satu dinamika pada tahun 2024 yakni mengenai permasalahan di Kecamatan Jatisampurna dan alhamdulillah di tanah 1800 meter telah tersedia, begitupun di 2023 telah dibangun gereja secara bertahap dalam rangka kurun waktu du tahun sudah berlantai dua. Semua problem kita tuntaskan.” ujar Tri.
Ditegaskan, demi meningkatkan rasa nasionalisme di Kota Bekasi, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, agar setiap pukul 10.00 WIB di Pemerintah Kota Bekasi baik di Kelurahan maupun Kecamatan, dengan posisi berdiri serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan berharap bisa diikuti oleh pihak swasta juga.
Wali Kota Bekasi juga berpesan, setiap warga yang ingin memiliki bibit pohon, agar segera mendaftarkan hanya cukup dengan mengumpulkan KTP dan akan mendapatkan 25 bibit pohon yang akan ditanam setiap warga,” katanya.
Tujuan penanaman pohon, untuk melestarikan lingkungan, serta memperindah Kota Bekasi. (jonder sihotang)

