![]()
JAKARTA (Independensi.com) – Setelah mencatatkan prestasi gemilang dengan mengawinkan medali emas nomor beregu putra dan putri pada SEA Games 2025 Thailand, Sabtu (13/12/2025), tim nasional tenis Indonesia kini mengalihkan fokus ke nomor perorangan. Target besar dipasang yakni mempertahankan dominasi dan menambah pundi-pundi emas bagi kontingen Merah Putih.
Perjuangan akan dibuka dari sektor ganda campuran. Pasangan andalan Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Christopher Rungkat, kembali menjadi sorotan. Peraih hattrick emas SEA Games di nomor ini dijadwalkan memulai langkah mempertahankan gelar pada Minggu (14/12/2025), menghadapi pasangan Malaysia, Daania Hazli/Imran Abd. Selain Aldila/Christo, Indonesia juga menurunkan duet Meydiana Reinnamah/Anthony Susanto yang akan berhadapan dengan wakil Singapura, Wei Choo/Daniel Abadia.
Di sektor tunggal putri, Indonesia mengandalkan dua nama kuat: Janice Tjen dan Priska Nugroho. Janice, yang saat ini menempati peringkat 53 dunia, menjadi unggulan bersama petenis Filipina Alex Eala (peringkat 52 dunia). Sebagai unggulan, Janice mendapatkan bye di babak pertama. Sementara itu, Priska harus langsung bekerja keras dengan menghadapi petenis tuan rumah, Thasasporn Naklo.
Priska juga tampil di nomor ganda putri bersama Anjali Junarto. Keduanya dijadwalkan bertemu pasangan Singapura, Ying Tong/Sophie Chua. Di sektor ganda putra, Anthony Susanto berpasangan dengan Lucky Candra Kurniawan dan akan mengawali laga menghadapi duet Vietnam, Van Nguyen/Viet Dinh.
Indonesia turut menurunkan pasangan-pasangan unggulan di nomor ganda. Di sektor ganda putra, Christopher Rungkat berduet dengan Muhammad Rifqi Fitriadi, sementara di ganda putri, Aldila Sutjiadi berpasangan dengan Janice Tjen. Kedua pasangan ini berstatus unggulan dan mendapatkan bye pada babak pertama, membuka peluang besar melangkah jauh menuju perebutan medali emas.
Di nomor tunggal putra, Rifqi Fitriadi kembali dipercaya untuk mempertahankan gelarnya. Ia akan memulai perjuangan dengan menghadapi Eric Olivarez dari Filipina. Selain Rifqi, Indonesia juga menurunkan Justin Barki yang dijadwalkan berhadapan dengan petenis Singapura, Yew Chan.
Dengan komposisi pemain berpengalaman dan talenta muda yang sedang menanjak, tim tenis Indonesia optimistis dapat melanjutkan tren positif di SEA Games 2025. Kesuksesan di nomor beregu menjadi modal berharga bagi Merah Putih untuk kembali berjaya dan menegaskan posisinya sebagai kekuatan utama tenis di Asia Tenggara.

