Video conference (vicon) dari Ruang Puskodal Kodaeral V, Surabaya, Kamis (29/1/2026),

Hadapi Ancaman Digital, Kodaeral V dan Kotama TNI AL Matangkan Pembentukan Satuan Siber

Loading

SURABAYA (Independensi.com) – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V bersama jajaran Komando Utama (Kotama) TNI Angkatan Laut menggelar diskusi strategis terkait pembentukan Satuan Siber pada tingkat Kotama TNI AL.

Kegiatan ini dilaksanakan secara video conference (vicon) dari Ruang Puskodal Kodaeral V, Surabaya, Kamis (29/1/2026), sebagai langkah antisipatif menghadapi tantangan keamanan di era digital.

Hadir mewakili Kodaeral V dalam diskusi tersebut antara lain Asisten Intelijen (Asintel) Dankodaeral V Kolonel Laut (P) Libra Dian Prasetyawan Yonatan, Asisten Operasi (Asops) Dankodaeral V Kolonel Laut (P) Didik Kusyanto, serta Kepala Dinas Informasi dan Pengolahan Data (Kadisinfolahta) Kodaeral V Letkol Laut (E) Didik Antho Budiawan.

Diskusi dipimpin langsung oleh Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata. Kegiatan ini diikuti secara tatap muka oleh DanpusSiberal Laksamana Pertama TNI Masnal Samian dan para pejabat di lingkungan Koarmada RI. Sementara itu, melalui vicon turut bergabung Dankopaska Koarmada RI, Dankoopkasel Koarmada RI, serta seluruh Kotama di bawah jajaran Koarmada RI.

Dalam amanatnya, Pangkoarmada RI menegaskan bahwa pembentukan Satuan Siber pada tingkat Kotama TNI AL dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi dan sistem digital yang kini menjadi tulang punggung berbagai aspek, mulai dari operasi militer, pembinaan kekuatan, logistik, hingga sistem komando dan pengendalian.

Menurutnya, ruang siber saat ini telah berkembang menjadi medan operasi baru yang tidak terpisahkan dari pertahanan negara. Oleh karena itu, TNI AL perlu memiliki struktur dan kemampuan siber yang kuat, terorganisasi, dan adaptif terhadap dinamika ancaman yang terus berkembang.

“Pembentukan Satuan Siber pada tingkat Kotama TNI Angkatan Laut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan siber, memperkuat kesiapan operasional, serta menjamin keberlangsungan pelaksanaan tugas Koarmada RI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di tengah dinamika ancaman multidimensi,” tegas Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata.

Melalui diskusi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi serta rumusan langkah strategis yang komprehensif dalam pembentukan Satuan Siber TNI AL.

Kehadiran satuan khusus siber tersebut nantinya diharapkan menjadi garda terdepan dalam melindungi sistem informasi dan jaringan TNI AL dari berbagai potensi ancaman digital, sekaligus mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pertahanan matra laut secara modern dan berkelanjutan.

About The Author