Perbaikan jaringan pipa air Perumda Tirta Bhagasasi yang bocor di dalam tanah.

Cegah Kehilangan Air, Direksi Perumda Tirta Bhagasasi Bentuk Tim Khusus

Loading

BEKASI (Independensi.com)- Guna meningkatkan pendapatan perusahaan, jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi Bekasi, berjuang untuk memperkecil angka kehilangan air. Sebab kehilangan air pada saat distribusi melalui jaringan pipa ke pelanggan, banyak yang bocor.

Tekait hal itulah, Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Bekasi ini, membentuk tim khusus. Tim tersebut bertugas melakukan penertiban terhadap adanya sambungan pipa air secara ilegal.

Tujuannya, untuk melindungi hak-hak pelanggan dan memastikan layanan distribusi air bersih berjalan dengan optimal.

Tim penertiban sesuai Surat Tugas Nomor 09 tertanggal 13 Januari 2026 dan ditandatangani Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Daud Husin. Tim penertiban ditugaskan di wilayah layanan Cabang Cibarusah.

“Setelah melaksanakan tugas (sesuai jadwal), hasilnya dilaporkan kepada direksi,” ujar Daud Husin seperti yang dikutip dalam Surat Tugas tersebut.

Sebelumnya, Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi, mengakui angka kehilangan air, masih tinggi. Penyebabnya beragam. Diantaranya akibat jaringan distribusi pipa yang bocor.

Pipa bocor bisan terjadi akibat usia teknis yang sudah lama, akibat tekanan kendaraan berat di atasi pipa yang berada dijalan raya. Kehilangan air, juga akibat ketidak akuratan water meter. Dan paling sulit dideteksi, adanya pipa air yang bocor di dalam tanah.

Juga ditengarai, adanya ulah oknum tertentu melakukan pelanggaran dengan sambungan liar, tanpa ada water meter, sehingga ada air yang terpakai dan tidak menghasilkan uang. (jonder sihotang)

About The Author