![]()
SUKOHARJO (Independensi.com) – Petenis mancanegara mendominasi nomor tunggal pada pekan kedua DETEC International Junior Championship 2026. Dalam partai final yang berlangsung di Stadion Tenis Gelora Merdeka, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2026), Brian Duan dari Amerika Serikat keluar sebagai juara tunggal putra, sementara Ke-Chieh Hsu asal Taiwan meraih gelar tunggal putri.
Keberhasilan Hsu menjadi salah satu sorotan utama turnamen setelah petenis muda berusia 13 tahun itu sukses mengawinkan gelar tunggal dan ganda pada seri kedua ajang berlevel ITF J30 Sukoharjo tersebut. Pada final tunggal putri, unggulan pertama itu mengalahkan pasangan gandanya sekaligus unggulan kedua asal Tiongkok, Xinran Yan, dengan skor 6-2, 6-3.
“Aku sangat senang bisa meraih gelar tunggal ITF (International Tennis Federation) Junior pertamaku di Sukoharjo. Capaian ini berkat kerja keras pelatihku serta dukungan dari orang tuaku,” ujar Hsu, pemilik tiga gelar ganda ITF Junior.
Gelar di Sukoharjo menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Hsu. Pemain yang memperkuat Tim Nasional Taiwan U-14 tersebut mengungkapkan ambisinya untuk terus naik level di sirkuit tenis junior dunia. Ia menargetkan dapat bersaing di turnamen dengan kategori lebih tinggi dalam tiga tahun ke depan dan mulai memasuki level profesional saat berusia 16 tahun.
Berkat keberhasilan meraih gelar tunggal dan ganda, Hsu berhak mengumpulkan total 36,25 poin ITF Junior. Tambahan poin tersebut diperkirakan akan mengangkat posisinya ke kisaran peringkat 860 dunia junior. Dengan ranking tersebut, peluang Hsu untuk tampil di babak kualifikasi turnamen kategori ITF J100semakin terbuka.
Sementara itu di sektor putra, Brian Duan berhasil menuntaskan misinya membalas kekalahan dari wakil Indonesia, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong. Pada laga ulangan final pekan pertama, petenis kidal asal Amerika Serikat itu tampil solid untuk mengamankan kemenangan 7-5, 6-2 sekaligus merebut gelar tunggal putra.
Keberhasilan tersebut menjadi gelar tunggal ITF Junior kedua bagi Brandon setelah sebelumnya juga mencatatkan prestasi serupa di Indonesia. Petenis berusia 16 tahun itu mengaku masih akan melanjutkan kiprahnya di Tanah Air dengan mengikuti dua turnamen ITF J60 Jakarta pada awal Juli mendatang.
Selain menjuarai tunggal pada DETEC International Junior Championship 2026, Brandon juga pernah meraih gelar ganda dan tunggal sekaligus dalam ajang ITF J30 Surabaya tahun lalu. Tambahan 30 poin dari gelar juara di Sukoharjo diperkirakan membuat peringkat ITF Junior miliknya melonjak sekitar 300 posisi hingga berada di kisaran peringkat 580 dunia.
Empat Gelar
Berakhirnya final tunggal putra dan putri sekaligus menutup rangkaian dua seri DETEC International Junior Championship 2026, turnamen resmi ITF J30 yang digelar oleh DETEC (Deddy Prasetyo Tennis Club). Direktur Turnamen, Anshari Nuraida, mengaku puas dengan penyelenggaraan ajang internasional tersebut, baik dari sisi pelaksanaan maupun pencapaian atlet Indonesia.
Meski gelar tunggal pada pekan kedua dikuasai petenis mancanegara, Indonesia tetap mencatat hasil positif sepanjang turnamen dengan mengoleksi tiga gelar pada seri pertama dan satu gelar pada seri kedua.
Pencapaian tersebut menunjukkan semakin kompetitifnya petenis muda Indonesia dalam menghadapi persaingan di level internasional serta menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi pada turnamen junior dunia berikutnya.

