Stadion Patriot Kota Bekasi di pusat kota Jalan Ahmad Yani.

Mengubah Stadion Patriot Bekasi Sejajar Stadion Besar Nasional, Sport City Jadi Daya Tarik

Loading

BEKASI (Independensi.com)- Pemanfaatan Stadion Patriot Candrabhaga, diakui, selama ini, tidak maksimal. Padahal, stadion sepak bola yang berlokasi di pusat Kota Bekasi, Jawa Barat. Hanya berbatasan dengan Pusat Pemerintahan Kantor Wali Kota di Jalan Ahmad Yani.

Stadion kapasitas kursi sekitar 30.000 penonton ini, hanya ramai saat ada pertandingan bola saja. Even itu pun jarang terjadi. Padahal, sekeliling stadion ini, banyak ruangan yang seharusnya dapat dimanfaatkan.

Kedepan, stadion ini harus mampu bersaing dengan stadion-stadion besar di Indonesia. Maka, pemerihtan kota setempat, berencana meningkatkan fungsi stadion ini
Melalui konsep sport tourism dan pembangunan kawasan sport city.

Dengan demikian, Stadion Patriot tidak hanya diproyeksikan menjadi arena pertandingan sepak bola, tetapi juga pusat kegiatan olahraga, hiburan, dan ekonomi kreatif yang menggerakkan roda perekonomian Kota Bekasi.

Ungkapan itu disampaikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, kemarin. Audah saatnya cara pandang terhadap stadion diubah.

Selama ini stadion hanya ramai ketika pertandingan sepakbola berlangsung, sementara di luar itu pemanfaatannya masih belum optimal. Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi tengah menyiapkan pengelolaan Stadion Patriot secara profesional melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Pihak ketiga itu, dinilai telah berpengalaman mengelola venue bertaraf internasional agar kalender kegiatan dapat berlangsung sepanjang tahun.

“Kami ingin Stadion Patriot menjadi rumah bagi pertandingan olahraga, konser musik internasional, festival, pameran, hingga berbagai event berskala nasional dan internasional. Stadion sebesar ini harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, bukan hanya ramai saat pertandingan sepak bola,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Stadion Patriot akan menjadi pusat pengembangan kawasan sport city yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas olahraga lainnya, seperti GOR Bang Yan dan venue bertaraf internasional lainnya.

Dengan ekosistem tersebut, Kota Bekasi diharapkan mampu menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga maupun event dunia yang berdampak langsung pada sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Ketika ribuan orang datang menghadiri sebuah event, bukan hanya stadion yang hidup. Hotel terisi, restoran ramai, UMKM mendapat pelanggan, transportasi bergerak, dan ekonomi Kota Bekasi ikut tumbuh. Bagi kami, olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga industri yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Disebut, pengembangan Stadion Patriot dan kawasan sport city merupakan bagian dari visi jangka panjang yang ingin diwariskan kepada masyarakat Kota Bekasi.

Ia menegaskan, legacy seorang kepala daerah tidak semata diukur dari banyaknya proyek yang dibangun, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, ujarnya

Kedepan, Bekasi dikenal sebagai kota yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang. Sampah menjadi energi, stadion menjadi penggerak sport tourism, transportasi menjadi magnet investasi.

Kemudian, ruang publik menjadi pusat ekonomi kreatif, dan seluruh pembangunan itu bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Yang kami bangun hari ini adalah fondasi Kota Bekasi untuk 20 hingga 30 tahun ke depan,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi itu. (jonder sihotang)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *