Komang Bagus Wahyu Purustama. (Ist/Dwi Ari Setiadi)

Komang Bagus Tantang Joachim Mika Gunawan

Loading

JAKARTA (Independensi.com) – Petenis muda Indonesia, Komang Bagus Wahyu Purustama, memastikan tempat di perempat final DETEC International Junior Championship 2026 setelah tampil impresif pada fase grup di Stadion Tenis Gelora Merdeka, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (27/5/2026).

Petenis binaan Kentoeng Tennis Academy berusia 14 tahun itu membuka peluang untuk membalas kekalahan dari unggulan ketiga, Joachim Mika Gunawan, yang pernah menyingkirkannya pada babak 16 besar turnamen yang sama tahun lalu. Komang memastikan tiket delapan besar usai menyapu bersih tiga pertandingan fase grup sekaligus mencatat pencapaian terbaiknya di turnamen resmi International Tennis Federation level junior.

Pada laga terakhir grup, petenis asal Bali tersebut menaklukkan unggulan kedelapan asal Tiongkok, Haoxuan Xu, melalui pertarungan sengit rubber set 7-6(2), 3-6, 10-8. “Hari ini bermain cukup baik. Tapi, lawan protes-protes set kedua. Jadi, bingung dan hilang fokus. Feeling mukulnya enggak ada, mau nembak malah jadi spin, bola enak enggak kuambil. Ragu-ragu dan sering mati sendiri. Di super, aku coba bermain lepas, tenang, dan enggak mikirin protes lawan. Akhirnya pun menang,” ujar Komang dikutip dari rilis panpel.

Sebelum mengalahkan Haoxuan Xu, Komang yang juga siswa SMPN 1 Bendosari, Sukoharjo ini lebih dulu mencatat dua kemenangan atas sesama petenis Indonesia. Peringkat 1852 dunia junior itu mengalahkan Rangga Wisnu Kresna Rafansyah dengan skor 6-1, 6-7(8), 10-6, lalu menundukkan Roger Wirawan dua set langsung 6-1, 6-1.

“Aku bermain nothing to lose saja. Aku juga masih 14 tahun, jauh lebih muda. Lawan-lawanku jauh lebih senior juga. Tapi, aku tetap bertekad untuk mendapat juara,” ujar penggemar Jannik Sinner tersebut.

Di babak perempat final, Komang kembali dipertemukan dengan Joachim Mika Gunawan. Pertemuan keduanya menjadi sorotan karena Komang pernah kalah cukup ketat dari petenis asal Jakarta itu pada babak 16 besar edisi tahun lalu dengan skor 6-7(2), 6-4, 1-6.

Joachim sendiri melaju ke delapan besar dengan performa dominan tanpa kehilangan satu set pun sepanjang babak grup. Ia mengalahkan Jordan Faith Suryaatmadja 6-3, 6-2, lalu menundukkan petenis Australia Taro Inue 6-0, 6-1, dan wakil Korea Selatan Do Hyeon Kwak dengan skor identik 6-0, 6-1.

Pada laga perempat final lainnya, unggulan pertama Muhammad Alfaradu Sumirat akan menghadapi sesama wakil Indonesia, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong. Sedangkan dua petenis Indonesia lainnya juga menghadapi tantangan dari Amerika Serikat. Rafael Enrico Pribadi akan melawan Brian Duan, sedangkan Muhammad Jafar Harisah ditantang unggulan kedua Brandon Duan.

Hasil undian tersebut memastikan Indonesia telah mengamankan dua tempat di semifinal tunggal putra turnamen ITF J30 Sukoharjo. Turnamen yang digelar bekerja sama dengan Kentoeng Tennis Academy ini menjadi bagian dari komitmen DETEC (Deddy Prasetyo Tennis Club) dalam membangun ekosistem pembinaan tenis usia muda Indonesia melalui kompetisi internasional berjenjang.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *