![]()
GRESIK (independensi.com) – Haul Al-Qutb Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf ke-71 yang dipusatkan di Masjid Jami Gresik Jawa Timur, menjadi lautan manusia berpakaian serba putih hingga lumpuhkan sejumlah jalan raya disekitar lokasi acara.
Sejak pagi, ribuan jamaah dari berbagai daerah hingga luar negeri mengikuti rangkaian acara haul yang diawali dengan pembacaan Maulid Nabi yang berlangsung sejak sekitar pukul 05.00 WIB di rumah kediaman Habib Abu Bakar di Desa Pulopancikan Gresik.
Kemudian acara dilanjutkan dengan arak-arakan para Habib dan jamaah Muhibbin, yang berjalan kaki dari kediaman Shohibul Haul Habib Abu Bakar menuju Masjid Jami Gresik sebagai puncak kegiatan.
Salah seorang jamaah Haul asal Riau, Ghufron (40) mengaku bersyukur bisa hadir dalam kegiatan tahunan ini. Sebab, sejak jauh hari ia bersama sejumlah keluarga dan rekannya telah mempersiapkan diri untuk menghadiri Haul Habib Abu Bakar Assegaf.
“Alhamdulillah, akhirnya bisa hadir disini. Saya menghabiskan waktu perjalanan selama seminggu untuk datang ke Gresik di Haul ini,” ujarnya, Rabu 3 Juni 2026.
Terpisah, seorang jamaah Haul asal Jakarta, Burhanudin (51) mengatakan setiap tahun dirinya selalu datang ke Gresik untuk mengikuti acara yang berlangsung selama dua hari.
“Hari Senin saya tiba di Gresik dari Jakarta naik kereta api bersama seorang teman dan setiap ada Haul Habib Abu Bakar Assegaf saya selalu datang untuk cari berkah sekaligus cari nafkah dengan berjualan baju kokoh dan celana sirwal,” ungkapnya.
Sementara, Habib Ahmad salah seorang panitia Haul menyampaikan rasa harunya dengan tingginya animo masyarakat yang datang dari penjuru daerah untuk mengikuti rangkaian acara selama dua hari Selasa – Rabu (2-3 Juni 2026).
“Subhanallah, semua yang hadir datang tanpa perlu undangan demi mencari keberkahan dan meneladani Al Habib Abu Bakar Bin Assegaf,” ucapnya dengan nada haru.
Ahmad menambahkan bahwa tingginya antusiasme jamaah Haul, turut memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar maupun para pedagang musiman yang selalu hadir setiap ada keramaian.
“Dalam kegiatan haul ini, panitia tidak melakukan penggalangan sumbangan. Alhamdulillah, masyarakat sekitar kediaman Al Habib Abu Bakar semua bergerak sendiri dengan penuh antusias menyambut haul hingga acara berjalan sukses,” tegasnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih, kepada seluruh pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini. Baik, Pemerintah Kabupaten Gresik maupun relawan atau masyarakat yang dengan sukarela membagikan makanan dan minuman kepada para jamaah haul secara gratis,” pungkasnya.
Untuk diketahui bahwa, Al Qutb Al Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf merupakan seorang Ulama kharismatik yang sangat disegani dan dihormati semasa hidupnya. Beliau wafat pada 17 Zulhijah 1376 H atau bertepatan dengan tahun 1957 Masehi dalam usia 91 tahun dan dimakamkan di kompleks pemakaman sekitar areal Masjid Jami di Jalan KH. Wahcid Hasyim Gresik. (Mor)

