![]()
BEKASI (Independensi.com)-Guna membantu masyarakat yang kesulitan air bersih dampak kemarau saat ini, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi bekerjasama dengan PMI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bekasi, mulai menyalurkan air bersih.
Batuan air bersih disalurkan secara gratis kepada warga di Desa Ridogalih, dan Desa Ridomanah Kecamatan Cibarusah. Sedikitnya, 670 kepala keluarga masyarakat setempat terdampak kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.
Penyalurkan air bersih berdasarkan permohonan dari Pemerintah Desa, ungkap Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Bekasi Haidir, kemarin.
Pemkab Bekasi melalui BPBD dan Perumda Tirta Bhagasasi merespons cepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kekeringan di wilayahnya.
BPBD Kabupaten Bekasi juga terus memantau wilayah-wilayah yang kesulitan mendapatkan air bersih dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait agar penyaluran air bersih dapat dilaksanakan tepat sasaran.
Penyaluran air bersih sangat membantu warga terdampak kekeringan karena dapat mengurangi biaya pembelian air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, Kasubag Humas pada Bagian Hukum dan Humas Perumda Tirta Bhagasasi Hasan Basri, menyebut, hari Selasa 7 Juli 2026 saja, pihaknya telah menyalurkan air bersih sedikitnya 20.000 liter di dua desa Kecamatan Cibarusah.
Air diambil dari Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Cibarusah. Pihaknya juga terus akan berkoordinasi dengan BPBD Pemkab Bekasi untuk menyalurkan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang kesulitan air bersih dampak kemarau saat ini.
Sebelumnya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkab Bekasi, telah melakukan perjanjian kerjasama dengan BPBD setempat, untuk memberikan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau.
Kesepakatan itu ditandatangani Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi dengan Kepala BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis. (jonder sihotang)
“

