Narendra Zahin Nurrachmad. (Istimewa)

Misi Revans Narendra Zahin di Sirnas Junior Piala Rektor UNW Ungaran 2026, Tantang Fikhri di Perempat Final

Loading

AMBARAWA (Independensi.com) – Petenis tuan rumah, Narendra Zahin Nurrachmad, memastikan tempat di babak perempat final Sirkuit Nasional Junior Piala Rektor Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran 2026. Lolos dari pertandingan yang menguras tenaga, Narendra kini mengusung misi membalas kekalahan lama saat kembali bertemu unggulan kedua asal Belitung, Fikhri Affan Valeandra, Jumat (10/7).

Empat tahun lalu, Narendra harus mengakui keunggulan Fikhri pada kelompok umur 10 tahun di Bandung. Kini, kesempatan untuk membalas kekalahan itu akhirnya datang.

“Dulu kalah, 2-4, 3-5 pas ketemu di KU 10 di Bandung. Besok mudah-mudahan aku menang. Usaha dulu saja,” ujar Narendra usai bertanding di Stadion Tenis GOR Ambirawa Raga, Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Narendra melaju ke delapan besar setelah menaklukkan petenis asal Palembang, Iffat Naratama Kuspriyadi, dengan skor 6-4, 5-7, 10-8. Kemenangan itu diraih melalui pertarungan sengit hingga super tie-break.

Pelajar SMP Al-Azhar 14 Tembalang tersebut mengaku sempat kehilangan kendali permainan saat sudah unggul empat gim tanpa balas pada set kedua. Rasa gugup membuat sejumlah pukulan andalannya tidak berjalan maksimal.

“Aku ndredeg (deg-degan atau gemetar). Bola-bola spin dan drop shotku jadi error. Spinnya kurang bagus. Drop shotnya terlalu ke pinggir. Akhirnya kesusul dan malah kalah 5-7,” katanya.

Berbekal evaluasi tersebut, Narendra bertekad tampil lebih sabar dan disiplin saat menghadapi Fikhri. Ia akan mengandalkan permainan reli untuk mengimbangi lawannya.

Mental bertandingnya kembali muncul pada set penentuan. Narendra bermain lebih berani dan mampu memanfaatkan kelemahan lawan hingga mengamankan kemenangan.

“Set terakhir, aku enggak takut-takut. Main berani dan kuarahin ke backhand-nya,” ujar penggemar Novak Djokovic tersebut.

Bagi Narendra, tampil di Ambarawa juga menghadirkan motivasi tersendiri. Sebagai petenis asal Semarang, ia mengaku senang bisa kembali merasakan atmosfer bertanding di kawasan kaki Gunung Ungaran setelah sekitar empat tahun tidak mengikuti turnamen di wilayah Bandungan dan sekitarnya.

Dengan dukungan publik tuan rumah, Narendra menargetkan langkah lebih jauh di ajang tenis junior nasional resmi PP Pelti tersebut, termasuk mewujudkan ambisi menembus partai final.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *