![]()
BEKASI (Independensi.com)- Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Bekasi, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi bekerjasama dengan mitra kerja PT Bintang Mahameru Sejahtera, membangun Gedung Olah Raga (GOR) Voli.
GOR Bintang Mahameru Tirta Bhagasasi dibangun di kawasan Perumahan Metland Cibitung, Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi.
Disebut, pembangunan GOR Voli ini untuk pemenuhan sarana olahraga, mengingat Perumda Tirta Bhagasasi juga memiliki klub voli yang sudah masuk Divisi Utama Indonesia

Sebagai klub kelas atas, tim voli Perumda Tirta Bhagasasi diwajibkan memiliki sarana pembinaan serta akademi olahraga mandiri.
Lapangan tersebut dibangun di atas lahan seluas 1.300 meter persegi di area Water Treatment Plant ( WTP) II Bintang Mahameru Sejahtera Metland Cibitung.
Adapun peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan, dihadiri Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi bersama jajaran Direksi PT Bintang Mahameru Sejahtera, kemarin.
Pada kesempatan itu, Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Luthfi, mengapresiasi kerjasama tersebut dengan mitra kerja perusahaan daerah yang dipimpinnya.
Ia mengungkapkan bahwa status klub elit yang disandang Klub Voli Perumda Tirta Bhagasasi membawa konsekuensi tanggungjawab yang tidak besar. Salah satunya adalah kewajiban menyelenggarakan pusat pelatihan junior berkelanjutan yang membutuhkan investasi modal cukup besar.

“Status sebagai klub tingkat atas menuntut kami memiliki sistem pembinaan dan akademi sendiri. Karena operasional akademi memerlukan pendanaan yang signifikan, kami mengambil langkah kolaboratif bersama partner swasta yang memiliki visi serupa di bidang olahraga,” ucap Reza.
Ia menekankan, keberadaan arena ini tidak sekadar menjadi infrastruktur fisik semata, melainkan dirancang sebagai pusat pencetak talenta muda daerah yang diproyeksikan mampu bersaing di kancah nasional hingga dunia.
Sementara, manager PT Bintang Mahameru Sejahtera, Amung, menyebut bahwa selain area pertandingan voli sebagai fokus utama, kompleks olahraga ini, nantinya akan dilengkapi dengan ruang kebugaran (gym), asrama para pemain, hingga sarana penunjang publik lainnya.
“Fasilitas ini tidak eksklusif untuk internal akademi saja, namun juga kami buka untuk masyarakat luas demi menggaet potensi-potensi tersembunyi. Ke depan, lokasi ini juga berpeluang dikembangkan untuk sarana cabang olahraga lain seperti mini soccer, basket, dan futsal,” tutur Amung.
Sementara Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olah Raga Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan OlahRaga (Dikbudpora) Kabupaten Bekasi, Ketu Setiawan menyambut positif terobosan pembangunan sarana olah raga melibatkan sinergi BUMD dan dunia usaha.
Ia menegaskan Pemkab Bekasi siap mengawal proses pengembangan bakat di fasilitas baru ini agar regenerasi atlet voli di Kabupaten Bekasi dapat berjalan optimal dan konsisten. Keberadaan sarana ini juga menjadi kebanggan Pemkab Bekasi dalam memajukan olah raga ke depan. (jonder sihotang)

