Ketua Umum PB PGI, Murdaya Po, foto bersama dengan juara Class Champion Ladies Division OJAO III International yang dimenangkan oleh Kristina Natalia Yoko (paling kiri), Ida Ayu Indira Melati Putri dan Nur Durriyah Damian (Malaysia). (Toto Prawoto)

Tim Golf Indonesia Siap Hadapi SEA Games

JAKARTA (IndependensI.com) – Tim golf Indonesia siap tempur. Kesan itulah yang tertangkap saat IndependensI.com hadir dalam acara Halal bihalal Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) dengan wartawan yang berlangsung di Pondok Indah Golf Course, 28/7/2017 lalu.

Murdaya Po, Ketua Umum PB PGI, memang tidak secara eksplisit menyebut tentang target perolehan medali. Pak Po, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa timnas golf yang akan tampil di SEA Games XXIX di Kuala Lumpur, Malaysia pada 19-31 Agustus ini, persiapannya jauh lebih matang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sementara, David Milne, Head Coach timnas, mengungkapkan bahwa ketujuh pegolf yang terdiri empat putra (Naraajie, Almay Rayhan, Kevin C Akbar dan Jonathan Wijono) dan tiga putri (Tatiana Jaqueline Wijaya, Rivani Adelia Sihotang dan Ida Ayu Indira Melati Putri) telah mempersiapkan diri dengan baik.Dan, dari uji coba yang telah dilakukan di beberapa negara, hasilnya pun sangat positif.

Naraajie Emerald Ramadhan Putera

Sehari sebelum acara Halalbihalal berlangsung, beberapa pegolf timnas SEA Games XXIX yang diminta komentar mereka oleh independensi.com terutama saat mereka tampil di OJAO III International di Emeralda Golf Club pada 25 – 27 Juli lalu – seperti Naraajie, Almay Rayhan, Kevin C Akbar, Rivani Adelia Sihotang dan Ida Ayu Indira Melati Putri – pun menyatakan kesiapan mereka untuk membela sang saka Merah Putih.

Lima pegolf anggota timnas yang bertanding di OJAO III International masing-masing Naraajie Emerald Ramadhan Putera, Kevin C Akbar, Almay Rayhan Yaquta, Rivani Adelia Sihotang, dan Ida Ayu Indira Melati Puteri.

Ida Ayu Indira Melati Putri

Hasilnya sangat menggembirakan. Naraajie keluar sebagai juara di class champion men dividion dengan skor 10 under, sementara Rivani yang bersaing di class champion ladies division – untuk ketiga kalinya – menjadi juara dalam event tersebut dengan skor 5-under.

Anggota timnas lainnya, Kevin C Akbar, yang gagal mempertahan gelar sebagai juara OJAO II tahun lalu di OJAO III International 2017 finish di posisi empat. Meskipun gagal di class champion men division, mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia jurusan Sastra Inggris tersebut berhasil keluar sebagai juara di boys team division bersama Naraajie.

Demikian juga dengan Almay Rayhan Yaquta.Gagal di class champion men division, dia berhasil finish di posisi kedua bersama M. Rifqi Alam Ramadhan. Sedangkan di girls team Ida Ayu Indira Melati Puteri bersama Marcella Pranovia finish di posisi teratas.

Alga Topan

Selain itu, Mela, demikian panggilan pegolf putri dari Pengprov PGI Bali tersebut, juga merebut best gross II di class champion ladies division.

Seperti diketahui, dua pegolf timnas lainnya yakni Tatiana Jaqueline Wijaya dan Jonathan Wijono tidak tampil berkompetisi di OJAO III International. Karena kedua pegolf anggota timnas SEA Games tersebut sedang mengikuti turnamen di Amerika Serikat.

Tia (panggilan akrab Tatiana Jaqueline Wijaya) baru akan kembali ke Indonesia pada 15 Agustus yang akan datang, sementara Jowi (sapaan akrab Jonathan Wijono) yang sudah lebih dulu kembali ke Tanah Air, pada 7-10 Agustus ini bersama anggota timnas SEA Games lainnya (minus Tatiana Jaqueline) akan terbang ke Kualalumpur untuk mencoba beradaptasi dengan golf course yang akan menjadi venues pertandingan cabang olahraga golf – seperti yang disampaikan oleh Alga Topan, asisten pelatih timnas SEA Games ketika IndependensI.com menyambanginya di Driving Range National Golf Institut (NGI), Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (3/8/2017) lalu.

Betul kata pak Po bahwa persiapan timnas golf yang akan tampil di SEA Games XXIX jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Selain mengontrak dua pelatih ternama dari Australia masing-masing David Milne dan Lowrie Montague, PB PGI juga melibatkan Alga Topan – pelatih golf nasional sebagai asisten yang tugasnya lebih dititik-beratkan kepada masalah nonteknis.

“Sesuai dengan job desk, tugas saya lebih difokuskan kepada masalah-masalah yang berkaitkan dengan administrasi. Saya menjadi jembatan penghubung antara PB PGI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga,” kata pelatih golf nasional yang beberapa waktu lalu berhasil menghantarkan timnas golf pelajar Indonesia menjadi juara umum di turnamen Asean School Games (ASG) yang diselenggarakan di Brunei Darussalam.

Karena statusnya itulah Alga mengetahui bahwa persiapan timnas kali ini benar-benar all out. “Ibarat ‘penyambung lidah’ tugas saya harus melaporkan kepada Kemenpora apa saja yang telah dikerjakan oleh PB PGI. Sebaliknya, saya pun harus melaporkan kepada PB PGI kendala apa saja yang dihadapi oleh Kemenpora,” ungkap Alga Topan.

Alga memang tidak menyebut secara eksplisit kendala apa yang dihadapi oleh Kemenpora. Yang jelas, PB PGI menang menalangi terlebih dulu segala kebutuhan yang terkait dengan try out yang dilakoni timnas ketika mereka mengikuti turnamen di Singapura, Malaysia dan Australia.

Dan, Alga Topan sungguh sangat bersyukur karena para orangtua pegolf pun sangat peduli.”Yang menarik pembibaan yang dilakukan oleh para orangtua terhadap putra-putrinya paralel dengan program pelatnas. Mereka mengikut sertakan putra-putri mereka dalam turnamen di luar negeri, tujuannya adalah agar putra-putri mereka memiliki tambahan jam terbang sebelum mereka tampil di SEA Games. Hebatnya semua biayanya ditanggung sendiri oleh mereka,” kata pelatih golf nasional asal Sawangan tersebut, bangga.

Seperti perhelatan SEA Games sebelumnya, pada SEA Games XXIX Kualalumpur, Malaysia, tahun ini pun cabor golf menpertandingan nomor beregu putra-putri dan perorangan putra-putri.

Rivani Adelia Sihotang

Meskipun Alga tidak mempunyai kewenangan untuk berbicara masalah teknis, namun nalurinya sebagai pelatih golf nasional mengatakan bahwa timnas golf kita kali ini benar-benar timnas golf yang terbaik.

“Yang harus diperhatikan adalah agar iklim kebersamaan tetap terjaga,” kata Sekretaris Jendral PB PGI, Christine Wiradinata. “Realistisnya kita mempunyai peluang untuk mendapatkan satu emas, terutama dari beregu putra,” tambah Sekjen PB PGI yang juga dikenal sebagai Director of Damai Indah Golf.

Karena jabatan rangkap yang disandangnya itulah maka Christine Wiradinata pada hari-hari di mana timnas sedang bertanding di ajang SEA Games, yang waktunya bersamaan dengan penyelenggaraan Ciputra Golfpreneur Tournament, membuat Sekretaris Jendral PB PGI itu bingung: mendampingi timnas ke Kuala Lumpur atau tetap di Tanah Air mengawal Ciputra Golfpreneur Tournament…

“Untuk saat ini saya belum bisa mengambil keputusan,” ujar Sekjen PB PGI saat dicegat IndependensI.com usai menghadiri jumpa pers Ciputra Golfpreneur Tournament -Presented by Panasonic, yang berlangsung di Ciputra World, DBS Tower Lantai 39, akhir Juli 2017 lalu.

“Kita lihat saja nanti situasi dan kondisinya…” ujarnya. (Toto Prawoto)