Deklarasi DPD Partai Golkar se Jabar dan DKI dukung Airlangga Hartarto jadi Ketum DPP Partai Golkar. (foto:jonder sihotang)

DPD Partai Golkar se Jabar dan DKI Dukung Airlangga Jadi Ketum DPP

BEKASI (Independensi.com)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar se-jawa Barat dan DKI Jakarta, menyatakan dukungannya kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto untuk maju sebagai calon Ketua Umum DPP  dalam Munaslub Golkar, yang rencananya akan digelar antara tanggal 15- 20 Desember 2017.

Airlangga Hartarto menerima dukungan tersebut dalam sebuah deklarasi yang diselenggarakan DPD Partai Golkar se-jawa Barat dan DKI Jakarta, Senin (12/12/2017) di Kantor DPD Partai Golkar Kota Bekasi.

Sebanyak 27 DPD Golkar Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan 6 DPD di DKI Jakarta,  menginginkan perubahan pada pucuk pimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut. Hal ini dilatarbelakangi karena  merosotnya citra partai, akibat kasus hukum yang tengah mendera Setya Novanto dan menjadi tersangka dalam kasus pengadaan elektronik KTP oleh KPK.

“Saya menerima amanah yang disampaikan dari Golkar se-Jawa Barat dan DKI Jakarta. Kini, sudah waktunya Golkar melakukan perubahan, sudah waktunya Golkar bangkit dan berintegritas,” ujar Airlangga dalam orasi politiknya di Kantor DPD Golkar Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani yang dihadiri semua Ketua DPD Partai Golkar se Jabar dan DKI.

Airlangga juga mengakui, 34 DPD Provinsi se Indinesia, sepakat melakukan Munaslub Partai Golkar.  Ia menilai  sudah terlalu lama Golkar  direpotkan oleh persoalan internal mulai dari isu negatif hingga malmekanisme partai. Keduanya, harus segera diakhiri karena berakibat buruk bagi kelangsungan hidup Partai Golkar.

“Apakah saudara siap untuk melakukan perubahan?,” tanya Airlangga yang dijawab oleh teriakan “siap” oleh seluruh kader yang hadir pada deklarasi yang diguyur hujan lebat.

Sorotan publik terhadap Partai Golkar lanjut Airlangga, harus dijawab dengan langkah positif di internal partai. Munaslub, kata dia, merupakan mekanisme yang sah menurut AD/ART. Karena itu, seluruh kader harus berada di garda terdepan mendorong Munaslub.

“Disini ada Kang Dedi Mulyadi dan Bang Fayakhun Andriadi. Keduanya pejuang Munaslub. Mari bersama-sama dengan saya untuk melakukan perubahan partai,” ujar Airlangga.

Sementara itu  Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi, mengatakan perubahan partai tidak boleh hanya sebatas pada pucuk pimpinan partai. Perubahan juga harus dilakukan secara sistemik mulai dari hulu hingga hilir.

“Selama ini sistemnya top down, hilir dalam hal ini DPD di daerah dituntut untuk melakukan perubahan. Tetapi, hulu partai tidak melakukan perubahan. Ke depan, harus bottom up, karena Golkar bukan milik perorangan. Golkar itu milik kader dan rakyat,” Dedi menegaskan.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi mengatakan Partai Golkar harus segera bertransformasi menjadi partai millenial. Hal ini karena, generasi millenial begitu menaruh perhatian besar terhadap perubahan partai.

“Kita ini di kota maupun di daerah banyak pemilih yang berada di umur 17-40 yang belum digarap. Golkar harus mampu menghadirkan solusi bagi mereka,” pungkas Fayakhun.

Deklarasi mendukung Arilangga Hartarto maju menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar, selain dihadiri para Ketua dan Pengurus DPD se Jabar dan DKI di Kota Bekasi itu, juga dihadiri ribuan kader Partai berlambang pohon beringin  tersebut. (jonder sihotang)