TMII Gelar Pesta Kembang Api dan Wayang Semalam Suntuk

JAKARTA (IndependensI.com) – Pesta malam pergantian tahun tinggal menghitung jam saja. Sejumlah pihak telah menyiapkan acara dalam menyambut Tahun Baru 2018. Pesta menyambut awal Tahun Baru adalah sesuatu yang lazim karena memang pantas dirayakan sebagai momentum kemeriahan atas datangnya Tahun Baru.

Di Jakarta ada beberapa tempat atau titik yang dipersiapkan dengan berbagai acara menyambut Tahun Baru. Biasanya mulai dari pesta hiburan seperti band, dangdut dan pesta kembang api seperti di Jalan Sudirman Thamrin, Kawasan Ancol, Monas dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Pihak pengelola TMII akan menggelar pertunjukan pesta kembang api pada malam pergantian tahun 2018. Kepala Bagian Humas TMII Jerry Lahama pada Minggu (31/12/2017) mengatakan pesta kembang api di TMII akan dimulai pada pukul 00.00 dan dipusatkan di dua tempat yaitu Taman Budaya Tionghoa dan Danau Miniatur Arsipel TMII.

Di Danau Arsipel, pesta kembang api malam pergantian tahun akan dipadukan dengan pemandangan ribuan obor yang ditancapkan pada peta miniatur kepulauan Indonesia tersebut. “Total ada 6.815 jumlah tembakan kembang api di dua titik tersebut,” kata Jerry.

Pihak pengelola TMII memperkirakan sedikitnya 60.000 pengunjung akan melewatkan malam pergantian tahun di TMII. Selain pertunjukkan kembang api, akan digelar pula sejumlah acara pendukung seperti panggung hiburan di kompleks PP Iptek yang akan dimulai pukul 20.00 WIB sampai 00.15 WIB.

Selain itu ada pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Gunarto Tali Lendro di Panggung Candi Bentar dan pagelaran musik keroncong di Panggung Desa Seni. Kemudian pertunjukan video mapping di Istana Anak-Anak Indonesia yang telah digelar sejak 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018.

Jerry mengatakan pada Pekan Desember Natal dan Tahun Baru 2018, TMII menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 450.000 dari 16 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018.

Jakarta Diguyur Hujan

Sementara itu, hujan deras mengguyur Daerah Khusus Ibu kota (DKI) Jakarta menjelang malam pergantian tahun 2017 ke 2018, Minggu (31/12/2017) siang. Hujan mengguyur disaat para pedagang kaki lima yang berada di kawasan Jalan MH Thamrin selesai menggelar dagangannya.

“Enggak nyangka juga bakalan hujan, karena tadi pagi cuacanya cerah,” ujar seorang pedagang makanan, Firdaus.

Firdaus berharap hujan tak berlangsung hingga malam pergantian tahun, karena dia sudah mempersiapkan dagangannya sejak pagi tadi. Selain menjual makanan khas Sumatera Barat, dia juga menjual sejumlah cemilan tradisional. “Ini baru pertama kali jualan di malam pergantian tahun,” katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan ringan rata terjadi di sejumlah daerah Jakarta dari siang hingga malam hari, dengan suhu 24 hingga 31 derajat celcius serta kelembaban 70 hingga 90 persen.

Sementara pada dini hari, BMKG memperkirakan cuaca cerah berawan dengan suhu 24 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 70 hingga 90 persen.

Dari pantauan Antara, sejumlah panggung hiburan dan tenda yang menjual makanan dan cemilan sudah berdiri sejak Minggu pagi.

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan empat panggung hiburan untuk menghibur warga pada malam pergantian tahun 2018. Empat titik lokasi panggung hiburan itu, yaitu satu panggung utama di Bundaran HI (depan Hotel Mandarin Oriental) serta tiga panggung pendukung di Jalan Kebon Sirih (dekat Bank Mandiri Syariah), Jalan Wahid Hasyim (sekitar Gedung Jaya) dan Jalan MH Thamrin 10. Panggung hiburan akan dimulai Minggu 31 Desember 2017 pukul 19.00 WIB.

Selain itu, sejumlah jalan juga turut ditutup pada malam pergantian tahun yakni Jalan Majapahit, Jalan Veteran 3, Jalan Museum, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Kebon Sirih, Jalan Wahid Hasyim, Jalan Kebon Kacang, dan Jalan Imam Bonjol. (antara/kbn)