Roger Federer. (Istimewa)

Roger Federer Melaju Mudah

MELBOURNE (IndependensI.com) – Juara bertahan asal Swiss, Roger Federer melaju ke babak kedua Australian Open 2018 yang berlangsung di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Selasa (16/1). Kiprahnya menyusul mantan juara Novak Djokovic dari Serbia dan petenis Swiss lainnya, Stan Wawrinka.

Federer yang tengah merenda asa memperpanjang rekor 20 gelar grand slam ini, tanpa menemui kesulitan menundukkan Aljaz Bedene 6-3, 6-4, 6-3 dan Djokovic mengalahkan Donald Young 6-1, 6-2, 6-4. Sedangkan Wawrinka harus mengeluarkan ekstra stamina dengan catatan skor 6-3, 6-4, 2-6, 7-6(2) untuk menundukkan Ricardas Berankis dari Lithuania.

Seperti dikutip dari Reuters, dari kelompok putri, petenis nomor satu dunia Simona Halep menang atas petenis 17 tahun Destanee Aiava 7-6(5) 6-1. Halep bergabung dengan para petenis papan atas seperti Garbine Muguruza, Maria Sharapova, Angelique Kerber, Karolina Pliskova dan Johanna Konta yang sudah lolos dari babak awal. Hanya saja kekecewaan dirasakan Kristina Mladenovic dan Petra Kvitova yang terhenti lebih awal. Untuk di kelompok putra, unggulan 23 dari Kanada, Milos Raonic kandas di babak pertama.

Sementara itu petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova tak lagi trauma bermain di Melbourne Park. Tahun 2016 lalu, Sharapova mendapat hukuman larangan bertanding karena menggunakan doping, saat bermain di Melbourne Park. Kali ini, Sharapova bermain dengan penuh semangat dan mencatat kemenangan 6-1, 6-4 atas Tatjana Maria dari Jerman. Sharapova mengaku dirinya berusaha keras untuk bisa kembali merengkuh sukses di tenis, menyusul kegagalannya karena doping. Peringkatnya “terjun bebas” menyusul larangan bermain lebih dari satu tahun.

“Ini adalah pilihan sulit untuk bisa bermain bagus saat menemui lawan tangguh. Saya mengawali semua dengan tanpa peringkat, dari bawah, dan saya mengerti ini adalah bagian dari proses. Untuk itu, saya tidak masalah dengan indian draw kali ini,” ujar Sharapova. Dari catatan yang ada, Sharapova kena 15 bulan tidak bermain karena menggunakan meldonium, sediaan yang mengandung doping.

Petenis kelahiran Nyagan, Rusia ini kembali mengayuh raket pada bulan April 2017 dengan tanpa peringkat. Dia sendiri harus menggunakan wildcard untuk bisa bermain di sebuah turnamen. Berkat kerja keras yang dilakukan, Sharapova akhirnya bisa bermain di US Open dan menutup tahun 2017 dengan bertengger di peringkat 60 WTA.