Arsene Wenger
Arsene Wenger. (foto istimewa)

Wenger Coba untuk Persingkat Krisis

JAKARTA (IndependensI.com) – Arsenal diprediksi akan lebih termotivasi untuk merebut gelar Liga Europa 2017/2018.

Hasil buruk di Liga Primer memaksa The Gunners akan habis-habisan merebut gelar juara di Liga Europa demi tiket Liga Champions musim depan.

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengakui finish empat besar di Liga Primer Inggris hampir tidak mungkin, setelah timnya menelan kekalahan 1-2 saat dijamu Brighton & Hove Albion pada pekan ke-29 di The American Express Community Stadium, Minggu (4/3/2018) malam WIB.

Itu kekalahan keempat beruntun The Gunners di semua kompetisi, dan pertama kali terjadi sejak Oktober 2002. Kini, Arsenal tertinggal 13 poin dari tim urutan keempat Tottenham Hotspur di Liga Primer.

“Ini sangat sulit. Sekarang hampir tidak mungkin (ke peringkat 4), kami terlalu jauh tertinggal,” kata Wenger kepada wartawan.

“Kami harus realistis. Kami butuh dua tim yang teratas untuk tumbang, dan saya tidak melihat itu akan terjadi. Kami harus memberikan yang terbaik selama yang kami bisa dan Liga Europa menjadi penting.”

Arsenal menghadapi Milan pada babak 16 besar Liga Europa. Leg pertama digelar di San Siro, 8 Maret dan leg kedua di Emirates Stadium, London, pada 15 Maret. Juara Liga Europa akan mendapatkan jatah tiket Liga Champions.

Meski mendapat desakan untuk mundur, Wenger tetap bersikeras bahwa dia masih menjadi orang yang tepat untuk pekerjaan di Arsenal.

“Ya, karena saya sudah pernah melakukannya. Saya percaya kualitas seorang manajer adalah mencoba untuk mempersingkat krisis. Saya percaya saya bisa melakukan itu,” tegas pelatih asal Prancis itu.(BM/ist)