Anthony Sinisuka Ginting. (Dok/Ist)

Anthony Sinisuka Ginting Melaju Mudah

JAKARTA (IndependensI.com) – Pebulutangkis spesialis tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting melaju mudah di ajang berhadiah total US% 150.000 German Open, Mulheim, Jerman, Rabu (7/3/2018). Anthony mencatat kemenangan atas pemain Denmark, Kim Bruun 14-21, 1-2 (ret) yang mengundurkan diri karena cedera paha kanan.

“Lawan sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan ini. Permainan lawan cukup baik, susah dimatikan dan unggul di bola-bola belakang. Saya sudah coba untuk mengubah pola main dengan reli, namun pertahanan lawan cukup bagus. Sedangkan saya masih kurang adaptasinya,” ujar Anthony seperti dikutip dari rilis Humas PP PBSI.

Laga selanjutnya, Anthony akan menemui Huang Yuxiang dari Tiongkok. Menyinggung lawan di babak kedua, Anthony mengakui cukup berat menghadapi Huang, dimana tipikal permainannya andal di laga reli. “Jadi saya harus lebih sabar untuk bisa mematikan bola. Saya juga harus lebih pintar mengolah bola, harus bisa memanfaatkan kalau ada kesempatan menyerang,” imbuhnya.

Sementara itu ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menang mudah atas duet Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 21-19, 21-18. Praveen mengakui, lawan yang menjadi unggulan enam itu bermain kurang lebih sama dengan pertemuan terakhir di India Open 2018. “Tadi kami lebih tenang, sudah lebih tahu mau main apa, jadi kami lebih mengontrol permainan. Lawan terbawa pola permainan kami. Kami sempat ketinggalan di game kedua, tetapi kami mencoba tidak panik, akhirnya kami bisa membalikan keadaan,” ujar Praveen.

Sedangkan Melati mengakui, performa dan permainannya menjadi lebih baik ketimbang laga sebelumnya. “Beda dengan kemarin, hari ini servis saya tidak ada yang dinyatakan salah oleh hakim servis,” kata Melati. Dirinya mengakui, permainan lawan tidak banyak berubah dari sebelumnya dan hanya sedikit berbeda saat bermain di bola-bola silang

Lawan berikutnya, Praveen/Melati bertemu duet Belanda, Jaco Arrends/Selena Piek. Praveen mengakui, kedua pemain Eropa itu pukulannya beda dengan pemain Asia. “Sepertinya pukulannya tidak meyakinkan, tetapi tidak mudah juga. Kami harus tetap waspada,” imbuh Praveen.

Dari nomor ganda putri, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris menang atas ganda Rusia, Olga Morozova/Anastasia Chervyakova 21-19, 21-16. Sementara itu di nomor tunggal putri, Fitriani harus memendam kecewa dikalahkan pemain Korea Selatan unggulan dua, Sung Ji Hyun 12-21, 16-21 dalam tempo 40 menit. Sedangkan tunggal putri Lyanny Alessandra Mainaky pun terhenti di tangan pemain Thailand yang merupakan unggulan enam, Nitchanon Jindapol 8-21, 12-21 dalam waktu 30 menit saja.