Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Lutfi. (ist)

72 Sekolah di Kota Bekasi Raih Adiwiyata

BEKASI (IndependensI.com)– Jumlah sekolah yang meraih penghargaan Adiwiyata di Kota Bekasi meningkat. Saat ini,  sudah 72 Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) negeri dan swasta  memperoleh penghargaan bergengsi itu.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Sugiono mengatakan ada empat tingkat penghargaan tersebut. Di antaranya tingkat kota, provinsi, nasional hingga mandiri.

Dia merinci, tim penilai dari tingkat kota diambil dari internal Pemerintah Kota Bekasi, sedangkan provinsi dari Jawa Barat. Lalu tingkat nasional dan mandiri dinilai oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Hanya saja jenjang mandiri lebih sulit, karena sekolah yang ingin naik penghargaan dari tingkat nasional harus melakukan pembinaan terhadap tiga sekolah lainnya dalam program lingkungan hidup.

“Semakin tinggi jenjang penghargaan, maka penilaian yang dilakukan oleh tim semakin ketat,” kata Sugiono di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (22/3/2018).

Adapun sekolah yang meraih penghargaan Adiwiyata tingkat kota ada 22 sekolah, lalu tingkat provinsi  32 sekolah, tingkat nasional  15 sekolah dan tingkat mandiri tiga sekolah. Pada tahun 2018, pihaknya kembali mengusulkan 29 sekolah untuk meraih penghargaan itu.

Rinciannya, 12 sekolah untuk tingkat kota, 10 sekolah tingkat provinsi, 5 sekolah tingkat nasional dan 2 sekolah tingkat mandiri. Dia berharap, agar sekolah yang diajukan itu bisa mendapat penghargaan Adiwiyata.

Adiwiyata katanya,  merupakan sebuah penghargaan yang peduli terhadap lingkungan. Berbeda dengan penghargaan Adipura yang segmentasinya di tingkat Kota Metropolitan, Kota Besar, Kota Sedang dan Kota Kecil.

Sejak tahun 2006 lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  telah menjalin nota kesepahaman bahwa program ini mulai ditanamkan ke jenjang SD hingga SMA/SMK. “Adiwiyata bukan sekadar lomba, tapi upaya pemerintah dalam menanamkan pentingnya menjaga lingkungan hidup bagi anak-anak yang dimulai dari lingkungan sekolah,” ujarnya.

Bagi sekolah yang ingin manyabet penghargaan ini, maka perilaku pelajar dan lingkungannya juga harus terjaga. Sebab tim menilai bukan hanya dari sisi kebersihan, tapi perilaku pelajar dan estetika sekolah melalui penghijauan berupa taman untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi,  Jumhana Luthfi menambahkan, program Adiwiyata sangat penting bagi masa depan bangsa, terutama anak-anak. Karena itu, lembaganya rutin mengadakan Jambore Adiwiyata selama dua dua hari setiap tahun.

Melalui kegiatan itu, pemerintah bisa mendidik pelajar yang berkenaan pada norma-norma dasar seperti kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, keadilan dan kelestarian fungsi lingkungan hidup sumber daya alam. (adv/humas/jon)