(Dari kiri) Ketua Panitia OJAO 2018, Freddy Gondo Wibowo; Ketua Umum Olympic Golf Club, Au Bintoro; Ketua Umum Pengda PGI Jabar, H Sirod Zudin; dan Wakil Ketua Panitia OJAO 2018, Dian Mariyun, berfoto bersama pada jumpa pers di Jakarta, Rabu (18/4/2018). (Foto: Henri Loedji)

OJAO 2018 Kebanjiran Peserta

JAKARTA (IndependensI.com) – Pengurus Daerah Persatuan Golf Indonesia (Pengda PGI) Jawa Barat akan kembali menggelar Olympic Jabar Amateur Open (OJAO). Tahun ini, kejuaraan akan digelar di Jagorawi Golf & Country Club pada 7-9 Mei 2018.

Hingga pendaftaran ditutup pada Selasa (17/4/2018), panitia sudah menerima pendaftaran lebih dari 100 peserta. Jumlahnya diperkirakan masih bertambah lagi hingga mencapai 130 peserta putra dan putri.

Ada beberapa alasan mengapa pegolf amatir antusias mengikuti kejuaraan ini. Salah satunya adalah masuknya OJAO dalam World Amateur Golf Ranking (WAGR). Artinya, peserta berpeluang memperbaiki peringkat dunianya dengan mengikuti ajang ini.

Peserta utusan pengda dapat manfaat lebih yaitu bebas biaya pendaftaran dan pengingapan gratis selama kejuaraan berlangsung. Hal ini bisa terlaksana berkat dukungan Olympic dan sponsor lain.

“Kami merasa tergerak untuk terus mendorong pembinaan golf Indonesia, terutama dengan mendorong munculnya bibit pegolf baru,” kata Ketua Umum Olympic Golf Club, Au Bintoro, di Jakarta, Rabu (18/4/2018).

Untuk menjaga kualitas turnamen, panitia menetapkan batas maksimal handicap. “Untuk peserta putra, handicap-nya single digit atau di bawah 10. Untuk peserta putri, handicap-nya lebih longgar yaitu maksimal 14,” kata Wakil Ketua Panitia OJAO 2018, Dian Mariyun.

OJAO tahun ini merupakan ajang yang keempat kalinya digelar. Konsistensi panitia dalam menjaga kualitas turnamen menjadikan OJAO ajang yang bergengsi dan terkenal hingga ke level internasional.

“Saat pergi ke luar negeri, saya pernah bertemu orang mengenakan baju OJAO. Saya pura-pura tidak tahu dan menanyakan dia dapat dari mana,” kata Ketua Panitia OJAO 2018, Freddy Gondowibowo.

“Orang itu lantas mengatakan bahwa dia mendapatkannya saat mengikuti ‘turnamen besar di Jakarta’,” kata Freddy mengenang pertemuan tak terduga itu.

Sementara itu, Ketua Umum Pengda PGI Jabar, H Sirod Zudin, berharap pengda lain terdorong menggelar turnamen seperti OJAO.

“Jabar punya keuntungan dibanding pengda lain yaitu banyaknya lapangan golf yang berlokasi di wilayahnya. Saat ini tercatat 28 lapangan golf ada di wilayah Pengda PGI Jabar,” kata Sirod.

“Tapi saya pikir pengda lain juga bisa menggelar kejuaraan amatir seperti ini. Jika itu terjadi, pegolf kita akan memiliki banyak kejuaraan untuk mengasah kemampuan,” ujarnya.

One comment

Comments are closed.