Suasana jumpa pers ajang Indonesia Women’s Open 2026 di lapangan golf Damai Indah Golf, Bumi Serpong Damai (BSD) Course, Serpong, Kamis (29/1/2026). Ajang ini bergulir 30 Januari hingga 1 Februari 2026. (Istimewa)

Indonesia Women’s Open 2026 Siap Bergulir

Loading

SERPONG (Independensi.com) – Turnamen internasional Indonesia Women’s Open presented by BTN resmi bergulir pekan ini, mulai 30 Januari hingga 1 Februari 2026, di Damai Indah Golf, Bumi Serpong Damai (BSD) Course. Turnamen bergengsi ini menghadirkan persaingan ketat pegolf wanita elite Asia-Pasifik dengan total hadiah mencapai US$600.000.

Ajang yang diselenggarakan Asian Golf Leaders Forum (AGLF) ini merupakan co-sanction Persatuan Golf Indonesia (PGI) dan Korean Ladies Professional Golf Association (KLPGA). Sebanyak 120 pegolf wanita dari lebih 12 negara ambil bagian, termasuk 30 wakil tuan rumah yang terdiri dari 13 profesional dan 16 amatir.

Sejumlah nama besar dipastikan menjadi sorotan, di antaranya Yuna Araki (Jepang), Jihyo Jung (Korea Selatan), Jaravee Boonchant (Thailand), Natasha Andrea Oon (Malaysia), serta Thalia Martin (Inggris). Araki datang dengan status peringkat 56 dunia dan runner-up Toto Japan Classic LPGA 2025. Pegolf berusia 20 tahun itu mengaku antusias menjalani debutnya di Indonesia.

“Saya sangat senang bisa datang ke Indonesia dan bertanding di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Ini menjadi kehormatan bagi saya bisa melakukan debut di Indonesia,” ujar Araki seperti dikutip dari rilis penyelenggara, Kamis (29/1/2026). “Seperti di event mana pun, saya selalu menargetkan diri untuk menjadi juara. Saya ingin menorehkan gelar internasional pertama di sini,” imbuhnya.

Sementara itu, Jung yang kini berada di peringkat 270 dunia optimistis mampu bersaing di turnamen internasional setelah tampil impresif di KLPGA musim lalu. “Tahun ini saya mencoba bertanding di luar Korea, termasuk di Indonesia. Banyak pegolf bagus di BSD Course, tapi saya optimistis bisa berprestasi,” kata Jung.

Nama lain yang patut diperhitungkan adalah Jaravee Boonchant, juara Epson Tour Championship 2022, yang kembali tampil di Indonesia setelah tampil di IWO 2025. “Pengalaman bermain di BSD Course tahun lalu menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk meraih kemenangan di sini,” ujar Jaravee.

Dari Asia Tenggara, Natasha Andrea Oon siap mencuri perhatian. Pegolf Malaysia peraih gelar Epson Tour 2023 ini untuk pertama kalinya tampil di Indonesia Women’s Open.”Indonesia selalu menjadi tempat bermain saya. BSD Course ini cukup menantang, dan saya ingin menorehkan prestasi mengesankan di sini,” kata Oon.

Sorotan juga tertuju pada Thalia Martin, pegolf kelahiran Banda Aceh yang kini membela Inggris, serta Holly Victoria Halim, salah satu harapan Indonesia yang finis T6 di IWO 2025.

“Aku senang event seperti IWO bisa kembali digelar di Indonesia. Ini kesempatan besar bagi pemain ladies kita untuk belajar dari pemain dunia,” ujar Holly. “Target saya jelas ingin tampil lebih baik dibanding 2025. Saya hanya fokus mempersiapkan diri sebaik mungkin,” tambahnya.

Indonesia Women’s Open presented by BTN menjadi turnamen pembuka kalender Asia-Pacific Circuit (APAC) 2026, sekaligus edisi kedua women’s national open di Indonesia. Ajang ini menegaskan posisi Indonesia sebagai tuan rumah penting dalam peta golf wanita profesional Asia-Pasifik.

About The Author