Kapolres Metro Bekasi bersama Pj Wali Kota dan Sekda Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah dan Rayendra Sukarmadji. (foto:jonder sihotang)

Polres Metro  Bekasi Kota Dukung Operasi Kependudukan

  1. BEKASI (IndependensI.com)- Guna menciptak kamtibmas yang kondusif,  Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota mendukung upaya pemerintah daerah setempat   menggelar operasi kependudukan bagi warga pendatang. Upaya ini dilakukan guna mempersempit ruang gerak kelompok-kelompok yang diduga radikal dan membuat rasa khawatir masyarakat.

    “Operasi itu sangat bagus dan kita akan membackup dan mendukung penug pemerintah daerah,” tegas  Kapolres Metropolitan Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto,  Senin (14/5).

    Sebetulnya ujar Indarto, Kota Bekasi tidak rawan terhadap penyebaran paham radikalisme. Namun dia menyebut, hal tersebut tetap patut diwaspadai karena meresahkan masyarakat.

    Guna menekan radikalisme yang mengarah pada aksi teror, pihaknya akan meningkatkan pengawasan salah satunya melalui polisi RW yang digagas kepolisian bersama Pemkot Bekasi.

    Sampai saat ini, sudah ada 617 petugas kepolisian yang aktif terjun ke masyarakat di masing-masing RW. “Ke depan akan kita tambah lagi menjadi 1.013 polisi untuk menyesuaikan jumlah RW yang ada di Kota Bekasi,” ujar Indarto.

    Selain itu, petugas Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) juga ditingkatkan. Petugas intelijen bekerja untuk mendeteksi potensi adanya kericuhan, sehingga kejadian tersebut bisa diminimalisir bahkan dihindari. “Anggota Intelkam sudah tentu kita terjunkan ke lapangan dan rutin melapor setiap kondisi terkini,” jelasnya.

    Ia juga berharap peran masyarakat menjaga lingkungan masing-masing. Petugas keamanan lingkungan juga dapat memberikan informasi ke kepolisian terdekat jika ada yang mencurigakan. (jonder sihotang)