Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah), pada acara penyerahan bus bantuan Asian Games 2018 di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018). (Istimewa)

Kemenhub Siapkan 300 Bus Asian Games 2018

JAKARTA (IndependensI.com) – Perhelatan akbar Asian Games 2018 tinggal menghitung hari. Untuk menunjang kelancaran mobilitas transportasi para atlet, official, dan supporter Kementerian Perhubungan menyerahkan sebanyak 300 bus kepada penyelenggara Asian Games INASGOC.

“Total yang diserahkan 300 bus. 200 bus digunakan di Jakarta, di Palembang 100 bus. Bus ini sebenarnya disewa (Kementerian Perhubungan) 21 hari,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai menyerahkan bus bantuan Asian Games 2018 di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018). Menhub mengatakan, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 7 Milyar untuk menyediakan 300 bus bantuan Asian Games 2018.

Seperti dikutip dari rilis Kemenhub, Tidak hanya bus, Budi menyebut para pengemudi yang melayani juga telah diberikan pelatihan sebelumnya sehingga nantinya benar-benar siap melayani atlet, official dan supporter Asian Games 2018. “Supir bus sudah dilakukan pelatihan sehingga siap untuk melayani baik perilaku, pelayanan kepada atlet dan official termasuk perilaku berkendara yang berkeselamatan. Bus-bus sudah dilakukan ramp check,” ujarnya

Lebih jauh Budi berharap, pelaksanaan Asian Games dapat berjalan dengan baik tanpa ada keluhan dari para atlet dan official negara peserta Asian Games. “Kalau bisa zero complain artinya semua atlet, official sampai di lokasi pertandingan tepat waktu tidak tersasar, dll,” ungkapnya. Nantinya para pengemudi bus khusus Asian Games ini akan diberikan e-log book dengan menggunakan aplikasi Android. Aplikasi ini bertujuan untuk mengawasi jam kerja pengemudi yang hanya 8 jam per hari, riwayat kesehatan, posisi awal pengemudi dan tujuan akhir.

Turut hadir pada acara Penyerahan bus bantuan Asian Games 2018 Kakorlantas Polri Irjen Pol. Royke Lumowa, Sekretaris Jenderal INASGOC Eris Herryanto, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono, Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Sigit Wijatmoko, dan pejabat terkait lainnya.