Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara, Iriana Joko Widodo

Empat Tahun Jokowi – JK, Janji – janji Ekonomi Belum Terbukti

JAKARTA (independensi.com) – Pengamat ekonomi Fuad Bawazier mengatakan, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla (JK) yang saat ini genap memimpin Indonesia selama empat tahun, belum membawa banyak perubahan di sektor ekonomi.

Fuad menilai banyak target khususnya di sektor ekonomi yang belum mampu dicapai pemerintahan kabinet kerja.“Hampir semua janji-janji Jokowi saat kampanye pilpres maupun setelah terpilih seperti pertumbuhan ekonomi 7% dan stop utang, tidak terbukti,” kata Fuad dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Tak hanya itu janji pemerintahan kabinet kerja mengenai swasembada pangan pun masih jauh dari kenyataan. Menurut dia, selama empat tahun berjalan pemerintah masih rutin bergelut dengan impor.

Seperti swasembada beras, kedelai, gula, garam yang tidak terwujud. Sudah banyak politisi dan ekonom yang membukukan janji-janji Jokowi yang dalam kenyataannya masih jauh panggang dari api,” jelas dia.

Lebih lanjut Fuad mengungkapkan, tidak sedikit kalangan yang menilai Jokowi-JK telah gagal mempertahankan perekonomian yang ditinggalkan oleh era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun, Mantan Dirjen Pajak ini mengaku bahwa hanya pembangunan infrastruktur yang mampu direalisasikan oleh pemerintahan kabinet kerja.

“Itu pun meninggalkan catatan negatif tersendiri. Catatan itu ialah ada projek-projek infrastruktur yang di bangun terlalu ambisius, tanpa kajian yang memadai, projek kontroversial, membengkakkan utang negara dan BUMN, costs-nya terlalu mahal (diduga mark-up), pemborosan, kualitasnya rendah, dan projek-projek yang mangkrak/dihentikan/ditunda,” ujar dia.