Aliran Kali Bekasi yang diatasnya perlu pembangunan jembatan untuk lalu lintas manusia. (ist)

Dampak Pembangunan Jembatan, Ruas Jalan Raya Pekayon Bekasi Ditutup

BEKASI (IndependensI.com)- Pembangunan jembatan di atas Kali Bekasi, tepatnya di gerbang masuk perumaha  Kemang Pratana, dilanjutkan. Terkait hal itu, ruas Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi bakal ditutup selama sepekan dari Sabtu (3/11) sampai Sabtu (10/11).

Jalan itu menghubungkan tiga wilayah yakni Pekayon, Perumahan Kemang Pratama Bekasi dan Jatiasih. Pelaksana proyek, Febri Dwi S, mengatakan ruas jalan ini ditutup karena adanya pembangunan oprit jembatan Kemang Pratama Bekasi. Oprit dilakukan agar lintasan jembatan dengan Jalan Raya Pekayon tidak curam atau dibuat landai, karena elevasi jembatan dengan jalan raya saat ini sekitar tiga meter.

Adapun oprit adalah timbunan tanah atau urugan yang dibuat sepadat mungkin untuk menghindari penurunan. “Agar kontur jalannya landai, maka aspal ruas Jalan Pekayon yang menjadi penghubung dengan jembatan ini kita oprit dan keruk untuk dikonstruksi ulang guna menyesuaikan dengan ketinggian jembatan,” kata Febri di Kantor Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Rabu (31/10).

Disebutkan, penutupan ini hanya berlaku untuk kendaraan roda empat atau lebih. Sementara pengendara sepeda motor yang datang dari arah Kemang Pratama tetap diperkenankan melintas dengan mempertimbangkan aksesibilitas masyarakat setempat. “Atas keputusan bersama karena banyak anak sekolah, maka sepeda motor tetap diperbolehkan melintas,” ujarnya.

Adapun ruas Jalan Raya Pekayon yang ditutup sepanjang 100 meter. Bagi pengendara yang datang dari arah Pekayon, Perumahan Kemang Pratama dan Jatiasih atau sebaliknya, bisa melintasi rute yang disediakan dinas terkait. Dia menargetkan, ruas jembatan ini bisa dinikmati masyarakat pada akhir bulan November 2018.

“Ini merupakan pembangunan tahap kedua senilai Rp 10 miliar, sementara pembangunan tahap pertama kalau tidak salah menelan biaya Rp 20 miliaran,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pengendalian dan Keselamatan pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Bambang Normawan Putra mengatakan, pihaknya bakal mengerahkan 40 personel di lapangan untuk membantu masyarakat dalam mengalihkan arus lalu lintas. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah papan petunjuk arah atau plank tentang adanya penutupan Jalan Raya Pekayon.

“Plank hari ini sudah dipasang dengan harapan masyarakat bisa tahu lebih awal sebelum proyek dilakukan,” kata Bambang.

Diungkapkan, lembaganya telah menyiapkan enam rekayasa lalu lintas bagi masyarakat yang hendak menuju Pekayon, Jatiasih, dan Kemang Pratama atau arah sebaliknya. Seluruh petugas yang dikerahkan, kata dia, bersiaga di titik persimpangan sehingga bisa memandu pengendara yang dialihkan ke rute alternatif. (jonder sihotang)

Data : Rute Pengalihan Arus Lalu Lintas

1. Pekayon – Jatiasih dari Revo Town – Jl. Raya Pekayon – Jl. Permata/Jl. Kemandoran/Jl. PPI – Jl. Pulo Ribung – Jl. Galaxy – Jl. Jatiasih

2. Jatiasih – Pekayon dari Jl. Jatiasih – Jl. Galaxy – Jl. Pulo Ribung – Jl. Permata/Jl. Kemandoran/ Jl. PPI – Jl. Raya Pekayon

3. Pekayon – Kemang Pratama dari Revo Town – Jl. Jend. A. Yani – Rawa Panjang – Jl. Siliwangi Polsek Bekasi Timur – Jl. Kemang Pratama

4. Jatiasih – Kemang Pratama dari Jl. Jatiasih – Simpang Ps. Rebo – Jl. Cipendawa Simpang Cipendawa – Jl. Siliwangi – Polsek Bekasi Timur – Jl. Kemang Pratama

5. Kemang Pratama – Pekayon dari Jl. Kemang Pratama – Polsek Bekasi Timur – Jl. Siliwangi – Rawapanjang – Jl. Jend. A. Yani – Revo – Jl. Raya Pekayon

6. Kemang Pratama – Jatiasih dari Jl. Kemang Pratama – Polsek Bekasi Timur – Jl. Siliwangi – Simpang Cipendawa – Jl. Cipendawa – Simpang Ps. Rebo – Jl. Jatiasih